Tuesday, 13 November 2018

Jangan Biarkan Hujan Rusak Mobil

Rabu, 11 Januari 2012 — 23:19 WIB
Cuci Mobil

BANYAK pemilik mobil tidak menghiraukan setelah mobilnya berhujan-hujan ria. Tak sedikit yang punya kecenderungan membiarkan air hujan mengering di body kendaraan setelah kehujanan. Padahal air hujan tidak baik untuk kendaraan bila dibiarkan sampai kering di body.

Air hujan banyak mengandung garam dan kotoran-kotoran halus yang bisa membuat warna cat mobil anda pudar atau bahkan berkarat. Air hujan memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga bila air hujan tidak segera dikeringkan akan menyebabkan korosi pada bagian body mobil. Akan lebih baik bila hendak mengeringkan dibasahi dulu atau disemprot dengan air biasa sehingga debu halu lebih dulu hilang sebelum dilap atau disabun.

Memang kalau hanya sekali-sekali, dampak negatif air hujan tidak terasa tetapi bila jadi kebiasaan korosi body mobil tidak bisa dihindari. Bercak-bercak pada cat mobil menempel dan tak bisa hanya sekadar dilap untuk menghilangkan bekasnya.

JANGAN TIAP HARI

Karena itu akan lebih baik bila meluangkan waktu 15-30 menit setelah mobil kehujanan untuk membasahi dan sekadar mengelap mobil kesayangan untuk  membebaskan air hujan. Akan lebih baik bila mencucinya meskipun mencuci setiap hari juga tidak terlalu baik.

Akan lebih baik bila sekali-sekali membawa mobil ke pencucian mobil dan dicuci dengan cara steam sehingga hingga bagian bawah mobil dicuci.

“Maksimal sebulan sekali kalau musim hujan atau tiga bulan sekali kalau kemarau mobil di cuci setam. Tujuannya supaya endapan kotoran pasir di bawah mobil tidak mengeras dan telanjur merusak body,” kata Mitha, petugas adminstrasi Penucian Mobil Wangi di kawasan Jakarta Timur, kemarin.

Menurutnya jika mencuci mobil sebaiknya juga memilih-milih sampo atau sabun yang digunakan. Busa yang terlalu banyak sebenarya juga tidak baik untuk keawetan cat mobil. harusnya dipilih sampo atau sabun yang busanya tidak terlalu banyak.

“Kalau tidak terlalu kotor sebenarnya cukup dengan dicuci air biasa lalu dikeringkan dengan lap khusus. Kalau memang sangat kotor perlu menggunakan sampo,” tambah Mitha. “Masalahnya konsumen justru lebih senang bila mobilnya dicuci dengan busa sampo melimpah.”

SENTUHAN LAIN

Tentu saja membersihkan mobil dari air hujan tidak cukup jika hanya bodynya saja tetapi juga lekuk-lekuk body yang perlu sentuhan pula. Misalnya engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin dan lainnya. Karena bagian-bagian inilah penyakit mulai mudah timbul mengingat air hujan atau bekas cucian sering tertinggal.

Prinsipnya, jangan membiarkan air hujan menempel di body mobil terlalu lama. Apalagi kalau sampai lebih dari tiga hari, pasti bekasnya sudah menggambar pualau di body mobil, bisa dalam bentuk jamur, noda air bahkan karat.

Usahakan secepatnya air hujan langsung enyah saat anda sampai di rumah. Kalau pun tidak sempat mencuci, cukup menyediakan lap mobil yang kini dijajakan mana-mana demi memberi perhatian pada mobil kesayangan anda.(untung/soes)

  • Parto

    Benar sekali, saya juga melakukan hal yang sama. Lagipula menurut saya bila kendaraan itu kotor tidak enak dilihat.