Ada Penampakan Naga di Jembatan Lima

Kamis, 12 Januari 2012
Andy Savero

TAMBORA (Pos Kota) – Warga Jl. Sawah Lio dan Jembatan Lima serta Glodok, Jakarta Barat digemparkan oleh penampakan mirip Naga di angkasa. Penampakan sosok Naga disaksikan banyak orang – sebagiannya mengambil gambar dengan handphone mereka.

Penampakan Naga mengingatkan pada penampakan hantu pocong dan kuntilanak di kawasan Roxy, Jakbar, beberapa waktu lalu. Persamaannya, baik hantu Naga maupun hantu, hanya bisa direkam dengan handphone buatan China.

“Saya coba rekam pakai BlackBerry, tapi gak bisa, ” kata Andy Savero, seorang penulis yang datang ke Pos Kota, memperlihatkan video naga dan warga yang melihatnya. “Penampakan terjadi pada Rabu (11/1) malam mulai pk.22:30  – hingga Kamis (12/1) pk.01.00 dinihari. Panjangnya sekitar 20 sampai 30 meter di atas langit. Kata teman-teman di Glodok juga pada lihat, ” katanya.

Dalam kebudayaan China, Naga adalah makhluk misterius yang diakui turun-temurun sebagai simbol bangsa China. Dalam catatan-catatan dinasti kuno China, naga dikatakan sering muncul ketika terjadi pergantian dinasti-dinasti di bumi.

Apakah makhluk ini benar-benar ada, masih belum ada yang bisa menjawabnya. Namun dalam catatan-catatan Cina kuno, terdapat banyak kesaksian dari orang-orang yang mengaku pernah menyaksikan naga mistik.

Salah satu yang paling misterius dari peristiwa yang pernah dicatat adalah peristiwa “naga yang berjatuhan”. Tercatat bahwa terkadang masyarakat dapat menyaksikan adanya naga yang jatuh ke tanah dalam kondisi tertentu.

Di Indonesia, penampakan Naga di langit terjadi pada September 2011 lalu, sebagaimana diupload di situs jejaring sosial, Youtube.

TANDA-TANDA

Meski Andy Savero keturunan Tionghoa, dia tidak bisa menerjemahkan apa arti penampakan di langit Jakarta Barat kali ini. Apakah pertanda baik atau buruk. Apakah terkait berita gembira atau sedih, anugerah atau bencana.

“Naga bisa simbol politik, rejeki atau bencana, ” katanya. Kepada rekan-rekannya yang dikirimi gambar via BBM, dia berpesan agar waspada, dan mendekatkan diti dengan Tuhan, karena bisa saja pemunculan Naga di langit Jakbar kali ini merupakan pertanda akhri zaman.

TAHUN 1944

Dari berbagai catatan di internet, peristiwa termodern menyangkut peristiwa ini adalah pada Agustus 1944. Seekor naga hitam diberitakan jatuh ke tanah di desa Weizi di halaman rumah keluarga Chen, sekitar 9,4 mil barat laut wilayah Zhaoyuan, di sebelah selatan sungai Mudan di propinsi Heilongjiang.

Naga hitam itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Para saksi mata mengatakan bahwa makhluk ini memiliki tanduk di atas kepalanya, sisik yang menutupi seluruh tubuhnya dan memiliki bau seperti ikan yang menarik lalat untuk mengerumuninya. (dms)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.