Sunday, 18 November 2018

Daihatsu Belum Siap Gunakan BBG

Kamis, 12 Januari 2012 — 15:11 WIB
bbg

RENCANA pemerintah mengkonversi pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk pemilik kendaraan tahun 2014, harus difikirkan lebih matang, menyangkut kesiapan kalangan pabrikan mobil.

Pengalihan penggunaan gas merupakan alternatif pengurangan bahan bakar bersubsidi untuk kendaraan berpelat hitam.Namun, ternyata sejumlah ATPM seperti Daihatsu belum siap untuk memakai gas di setiap varian mereka.

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sudirman M Rusdi dalam acara Diskusi Prediksi Pasar Mobil, di kantor Kemenperin, menjelaskan para ATPM (agen tunggal pemegang merek) sedang melaporkan kebijakan pemerintah Indonesia tersebut ke principal masing-masing.

Sudirman yang juga menjabat sebagai Presiden PT Astra Daihatsu Motor, mengatakan Daihatsu juga pernah memiliki prototipe untuk kendaraan BBG yang ditawarkan pihak luar untuk dipasarkan ke transportasi umum.

“Waktu itu ada yang pernah mengubah Grand max kami menjadi prototipe kendaraan dengan menggunakan converter kit untuk kendaraan transportasi umum. Namun yang menjadi perhatian waktu itu ialah sulitnya pengisian bahan bakar gas tersebut,” katanya.

Kendala lainnya, lanjut Sudirman, adalah masih mahalnya konverter yang kini juga tengah digodok pemerintah, serta masih sedikitnya tempat pengisian bahan baker gas. “Tetapi jika nanti sudah ada keputusan baru dari pemerintah, ATPM baru bisa memutuskan apa yang akan dilakukan.”

Meski ada sejumlah kendala tersebut, Sudirman mengatakan Daihatsu tetap merespon baik wacana tersebut dan akan membicarakan masalah ini dengan pihak principal.(tri/b)