Wednesday, 26 September 2018

Gerrard Tambah Luka City

Kamis, 12 Januari 2012 — 21:50 WIB
Gerrard

MANCHESTER (Pos Kota) – Belum genap sepekan sejak kalah di Piala FA, Manchester City kembali harus menyerah 0-1 pada leg pertama babak semifinal Piala Carling, Kamis (12/1) dinihari WIB, melawan Liverpool. Adalah Steven Gerrard yang menambah luka Citizen lewat gol tunggalnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Mancini telah menuding bomber Manchester United (MU), Wayne Rooney melakukan tindakan provokasi terhadap wasit Chris Foy saat City menyerah 2-3 pada putaran ketiga Piala FA, tengah pekan kemarin. Tindakannya itu menyebabkan Vincet Kompany diganjar kartu merah setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Luis Nani setelah menekel dengan dua kaki pada menit ke-12.

Namun empat hari berselang isu provokasi justru berbalik arah dan menyerang Mancini saat City kalah 0-1 dari Liverpool. Pelatih asal Italia berang dan memprotes kepemimpinan wasit Lee Mason setelah tidak memberikan kartu merah kepada Glen Johnson setelah dianggap menekel Joleon Lescott dengan dua kaki.

SIKAP MANCINI
“Saya heran dengan sikap Mancini. Sebelumnya ia menyalahkan Rooney yang dinilainya sebagai penyebab terusirnya Kompany dan sekarang ia melakukan provokasi agar salah satu pemain kami diganjar kartu merah. Saya tidak berpikir itu sikap yang benar. Saya rasa tidak ada yang harus diberikan kartu merah,” tegas Gerrard yang menjadi pahlawan kemenangan Liverpool di laga itu berkat gol tunggalnya di menit ke-13 melalui titik putih.

Itu adalah kekalahan beruntun City di laga kandang untuk kali pertama sejak Februari 2008 silam. Jika Mancini tidak mampu memulihkan moril para pemain, bukan tidak mungkin posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris bisa terancam. City bakal menyambangi Athletic Wigan dan menjamu Tottenham Hotspur di Liga Primer sebelum kembali bertemu Liverpool di Anfield, 26 Januari mendatang.
Pun, Mancini masih yakin timnya bisa membalikkan keadaan di Anfield dan melaju ke final Piala Carling.

“Momen ini sangat sulit diterima, tapi yang terpenting adalah kami tetap percaya diri. Kami harus terus bekerja keras dan terus yakin pada kemampuan diri kami sendiri, meski kami harus kehilangan tiga sampai empat pemain. Kami sudah kalah di dua laga penting. Tapi kami akan tetap berusaha membalikkan keadaan,” tutup Mancini.
(junius/bu/ird)