Wednesday, 18 September 2019

Massa Tuntut Selesaikan Kasus Mesuji

Kamis, 12 Januari 2012 — 20:40 WIB
gubernur-12

LAMPUNG (Pos Kota) –  Massa mendatangi halaman kantor Gubernur Laampung, Kamis (12/1/2012). Menuntut pemerintah provinsi Lampung menyelesaikan persoalan kerusuhan di Mesuji. Gubernur Lampung Syacroedin pun menangis haru saat mendengarkan  tuntutan ribuan  warga yang datang dari Mesuji dan elemen lainnya sekitar pukul 11.00 WIB.

Massa yang terdiri dari masyarakaat mesuji, LSM Laskar Merah Putih, tokoh maasyarakat Mesuji dan Megow Pak itun diterima Gubernur Lampung, Syachroedin ZP dan Ketua DPRD Lampung Marwan Cik Hasan di halaman kantor Gubernur.

Selain menyampaikan orasi, massa juga membawa ratusan spanduk. spanduk itu, membawa spanduk yang bertuliskan beragam. Diantaranya, masyarakat Mesuji butuh kedamaian, jangan rusak ketentraman kami, Wayan Sukadana adalah pembohong besar dan kepala penjarah yang memperjualbelikan lahan hutan register 45, usir penjarah di register 44 salah satu tulisan di spanduk para pendemo.

Syachroedin dalam sambutannya di halaman kantor gubernur menyatakan akan menyelesaikan persoalan Mesuji sesuai dengan prosedur. “Saya sudah perintahkan untuk mendata mana masyarakat asli dan mata penjarah,” katanya.

Gubernur juga menyayangkan pihak-pihak yang menjual-jual masyarakat Mesuji. “Siapa Mayjen Saurip Kadi!?” Lampung  memiliki pemerintahan yang sah. Dari tingkat RT, kades, camat dan seluruhnya. “Kita punya Bupati di Mesuji, kenapa mesti orang yang gak ada juntrungnya-juntrungnya cawe-cawe di Mesuji. Bukan malah membuat persoalan menjadi selesai malah menjadi keruh,” ujarnya disambut dengan nyel-nyel;” usir penjarah.” “Singkirkan Saurip Kadi.”

Syachroedin berjanji, pernyataan masyarakat tersebut akan disaampaikan kepada DPR dan Presiden. Agar persoalan Mesuji lebih terang benderang.

Diakhir pertemuannya, syachroedin menegaskan provinsi Lampung ini aman. Apa yang digembar-gemborkan selama ini adalah bohong besar.

(koesma/sir)