Wednesday, 19 September 2018

Cuaca Buruk Nelayan Parkir Perahu

Jumat, 13 Januari 2012 — 13:06 WIB
sub-hl-nelayan

INDRAMAYU (Pos Kota) – Cuaca buruk ditandai tingginya gelombang, hembusan angin laut yang kencang serta hujan lebat memaksa nelayan di Indramayu, Jawa Barat mengurungkan niatnya pergi mencari ikan di laut.

Ratusan bahkan ribuan kapal-kapal nelayan, kini terpaksa diparkir di daerah pesisir atau sekitar muara sungai. Nahkoda atau pemimpin perjalanan kapal nelayan termasuk para bidak atau anak buah kapal (ABK) nya pun terpaksa menganggur.

Di sejumlah daerah pesisir dan muara sungai, seperti Sungai Glayem, Sungai Karang Song, Sungai Ceblok, Sungai Sumber Mas, Sungai Eretan saat ini dipenuhi kapal-kapal ikan nelayan yang tengah diparkir sejak beberapa hari ini. Nahkoda sengaja tidak mengoperasikan kapal-kapal itu karena cuaca buruk yang dapat membahayakan keselamatannya.

Dasir, 49 nelayan Desa Ujung Gebang dihubungi Pos Kota, Jum’at (13/1) mengemukakan, masa paceklik atau masa sulit yang dialami nelayan di sepanjang pesisir Laut Jawa waktunya tidak bisa ditentukan. Hal itu karena kondisi cuaca di darat dengan di laut sering berbeda.

“Kadang di darat hujan lebat itu sudah reda dan tiupan angin kencang sudah tidak ada, tapi di laut nelayan masih menjumpai hujan badai, gelombang tinggi, itu sangat membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Selama tidak pergi mencari ikan di laut, katanya juragan atau pemilik kapal meminjami sejumlah uang untuk menutupi kebutuhan. Saat mereka bekerja lagi maka penghasilan para ABK termasuk nahkoda itu dikurangi hutang sesuai nilai pinjaman.

Dana talangan dari para juragan jumlahnya terbatas. Paling banter hanya Rp2 jutaan, uang itu hanya untuk menutupi kebutuhan hidup keluarga selama menganggur atau tidak mencari ikan di laut.(taryani/b).-