Tuesday, 25 September 2018

Garong Berpistol Satroni Konsulat Prancis

Jumat, 13 Januari 2012 — 21:33 WIB
Rampok Berpistol-n

BANDUNG (Pos Kota) – Kawanan garong berpistol dan berkupluk beraksi di rumah rumah mewah yang duhuni warga Prancis, di Jalan di Jalan Ciumbuleuit No 112A, Kota Bandung, Jumat subuh.

Pelaku yang beraksi berhasil menyekap dua satpam dan empat penghuni rumah termasuk seorang pejabat Konsulat Perancis untuk Jawa Barat Philip Pigliano,55, dan isterinjya.

Setelah mereka berhasil dilumpuhkan pelaku menggondol harta benda korban seharga Rp 500 juta. Polisi yang memerioksa sejumlah saksi memprediksi pelaku yang beraksi dengan ditutup kupluk tadi mengacungkan senjata api jenis FN.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan memerikisa sejumlah saksi,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Wojanarko, Jumat sore.

Kasat menjelaskan, hasil olah TKP menunjukan pelaku yang diduga tiga orang itu berhasil masuk rumah Konsulat setelah berhasil memanjat pagar setinggi dua meter di depan rumah. Kemudian masuk rumah dan menyergap penghuni rumah. Keempat penmghuni  disergap kemudian diikat dan dimasukan ke kamar tidur.

“Kami masih terus memperdalam kasus perampokan ini,.”. Salah seorang warga setempat menyebutkan, perampok sebelum masuk rumah terlebih dulu melumpuhkan dua Satpam, satu diantaranya Tatang. Dia disergap kemudian diikat dan disekap di dalam pos. ” Satpam lumpuh mereka naik pagar kemudian masuk ke rumah,” ujarnya.

Tatang  saat dimintai keterangan polisi menjelaskan, setelah menyergapnya langsung menodongkan pistol. Saat didirnya tak berdaya, kaki dan tangan diikat kemudian mulut dilakban. Mereka, lanjutnya, langsung memanjat pagar dan masuk rumah.

“Pelaku mendongkel pintu masuk rumah,”. Ketika pintu dibuka, penghuni rumah Philip mendengar suara pintu btadi. Dia pun keluar untuk melihat suara tadi, kemudian pelaku pun kembali menyergap Philip dan menyekapnya. ” Saat penghuni rumah lumpuh mereka menguras harta benda. Kerugian ditaksir Rp 500 juta,”.

Tim identifikasi Sat Reskrim Polretabes Bandung yang melakukan olah TKP mencatat sejumlah barang yang hilang diantanya, hp, lap top, perhiasan, dan puluhan lem,bar uang dollar AS.

“Jumlahnya uanmg itu belum ada kepastian. Namun, setelah dihitung-hitung korban mengaku menderita kerugian Rp 500 juta,” kata petugas tadi. Tedi, warga Ciumbuleut, Bandung menyebutkan, terungkapnya perampokan di rumah bule itu Jumat subuh sekitar pukul 04.00.

Awalnya, isteri korban yang berhasil  membuka tali ikatan kaki dan tangan mencoba meminta tolong ke Satpam. Dia nampak kaget karena Satpam pun diikat dsan dilakban di ruangannya.

Dengan kondisi panik, sang isteri itu pun berteriak minta tolong kemudian warga berdatangan. ” Setelah warga memberikan batuan polisi tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya. (dono/dms)