Wednesday, 12 December 2018

Longsor di Jalan Antasari Bikin Macet

Jumat, 13 Januari 2012 — 19:35 WIB
macet-13

CILANDAK (Pos Kota) – Kemacetan dan antrean panjang hingga 1 Km akibat tebing atau tanah terjal longsor di pinggir Jl. Raya Pangeran Antasari arah ke RS. Fatmawati, di  dekat kolong jembatan Jl. Arteri TB Simatupang. Mereka meminta jajaran Pemkot setempat mengantisipasi dan menyangga beton tebing yang runtuh agar tak membahayakan pengendara.

Longsornya tebing yang dipondasi dengan batu kali kembali terjadi sekitar Pk. 16:00, Jumat (13/1) setelah hujan sejak pagi di wilayah Jaksel. Longsornya, tebing itu bertambah panjang setelah Kamis petang (12/1) juga terjadi longsor sekitar 15 meter diduga pondasi beton tak kuat menahan rembesan air karena hujan beberapa hari belakangan ini persis di ruas jalan arteri Tb Simatupang persis di samping kolong jembatan depan sekolah Globa School, Cilandak.

“Longsornya untuk hari ini bertambah panjang setelah sebelumnya sempat longsor di bagian tengah,” kata Yudi, salah satu pekerja yang sedang merapikan dan menutup tebing yang longsor dengan menggunakan terpal atau plastik warna biru.

Penutup terpal atau plastik warna biru memang dipasang dibagian atas tebing yang mencapai 6 meter agar tanah dibagian atas tak kembali longsor akibat hujan. Sekitar Pk. 16:00 memang sempat dibagian belokan bawah kolong jembatan kembali longsor sekitar panjang 3 meter hingga membuat pengendara sempat berhenti takut terkena longsoran pondasi batu kali dan tanah.

Menurut dia, akibat kembali longsor saat sejumlah petugas sedang merapikan atau membereskan tanah maupun pondasi batu kali yang longsor Kamis (12/1) badan jalan untuk belok arah dari Cilandak atau Jl. Raya Pangeran Antasari menuju RS Fatmawati kembali menyempit hingga membuat kemacetan dan antrean panjang di ruas jalan tersebut.

Badan jalan yang hanya memiliki lebar enam meter terpaksa sekitar dua meter ditutup dengan garis polis lane sehingga kendaraan dari arah Jl. Pangeran Antasari menuju Cilandak harus perlahan mulai dari Pasar Inpres Cipete atau pertigaan Jl. Jeruk Purut Raya.

“Kami hanya meminta dan berharap jajaran pemkot Jaksel hendaknya secepatnya mengatasi longsor di pinggir jalan tersebut sehingga pengendara aman dan tak khawatir terjadi longsoran tambahan,” kata Ny. Intan, warga Pondok Labu, Cilandak.

Pemnatauan Pos Kota,Jumat (13/1/2012) petang, antrean dan kemacetan kendaraan tak hanya terjadi di ruas Jl. Raya Pangeran Antasari saja tapi antrean dan kemacetan juga terjadi di ruas Jl. Arteri TB Simatupang arah Cilandak – Ragunan maupun sebaliknya. Karena sebagian besar kendaraan yang ingin berputar arah dibawah kolong jembatan harus perlahan dan antre melewati tebing yang longsor.

Walikota Jaksel Anas Efendi didampingi Kasudin PU Jalan setempat Yayat Hidayat dan Camat Cilandak Said Ali, mengakui beberapa pekerja sedang melakukan penjagaan dan membantu mengatasi kemacetan di ruas jalan tersebut. Sebagian tebing yang sudah retak dan rawan longsor malah kini sudah ditutup dengan terpal atau plastik biru agar tak terguyur hujan dan membuat longsoran baru.

“Saya sudah minta instansi terkait khususnya pihak Sudin PU Jalan dan lainnya berkoordinasi untuk menanggani tebing yang longsar sepanjang 15 meter agar tak membahayakan pemakai jalan maupun kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut,” katanya yang juga meminta untuk hari libur atau Sabtu dan Minggu dikerahkan alat berat untuk mengeruk tebing yang longsor tersebut.

(anton/sir)