Tuesday, 25 September 2018

Petugas Medis Ditebar di Rawan Banjir

Jumat, 13 Januari 2012 — 17:00 WIB
sub-medis

JAKARTA (Pos Kota) – Hujan yang terus menerus mengguyur masih berpotensi merendam pemukiman warga ibukota. Sedikitnya 500 personel medis disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan bagi korban banjir.

Ratusan petugas tersebut tersebar di 62 titik lokasi rawan bencana tersebut di lima wilayah Jakarta . Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emawati, setiap pos ko kesehatan nantinya akan dijaga sedikitnya delapan petugas medis. “Petugas tersebut terdiri dari dokter, perawat , farmasi dan supir ambulan,” ujar Dien, Jumat (13/1/2012).

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga sudah menunjuk 85 rumah sakit dari 136 rumah sakit yang ada di Jakarta sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien-pasien yang tidak dapat ditangani langsung di posko kesehatan maupun puskesmas.

Menurutnya, pemilihan rumah sakit rujukan ini tidak hanya didasarkan pada jarak lokasinya saja yang dekat dengan 62 titik rawan banjir. Ketersediaan akses yang memadai menuju rumah sakit rujukan juga menjadi suatu pertimbangan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Sebagian besar rumah sakit tersebut berada dekat dari 62 titik rawan banjir tersebut. Sehingga evakuasi dapat mudah dilakukan.

“Semisal rumah sakit terdekat rumah sakit Tarakan, tapi akses menuju wilayah tersebut macet atau kena banjir juga. Sedangkan rumah sakit Gatot Soebroto aksesnya lancar dan aman, ya lebih baik pasien dilarikan ke situ,” tutur Dien.

Terkait hal ini, Dien juga mengaku telah berkoordinasi dengan dengan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.  Agar dapat menginfokan jalan yang dapat dilalui oleh ambulan saat membawa korban banjir agar tidak terhadap macet.

Sedangkan terkait dengan ketersediaan obat-obatan, ia mengungkapkan bahwa jumlahnya masih sangat cukup. Biasanya obat-obat yang paling dibutuhkan saat-saat seperti itu adalah obat sakit kepala, obat penurun panas dan obat diare. “Obat-obatan masih sangat cukup. Sisa-sisa dari Sea Games juga masih banyak,” pungkasnya.

(guruh/sir)