Wednesday, 19 September 2018

Sopir Angkot Ditembak Pesepeda Motor

Jumat, 13 Januari 2012 — 19:06 WIB
pistol-m

BEKASI (Pos Kota) – Gara-gara sepele, sopir angkutan material tewas ditembak pengendara sepeda motor di Jl Diponegoro, Tambun Selatan, Jumat siang.

Asep Suseno, 26, sopir matrial yang baru 2 hari bekerja tewas  dalam perjalanan ke RS Karya Medika II Tambun. Lelaki ini menderita luka tembak di  perut sebelah kiri.

Kejadian penembakan ini terjadi di Jalan Raya di Ponegoro KM 39, tepatnya didepan PT Sinde Budi Santoso, Kampung Kedung Gede, Setia Mekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Menurut Sutomo, 35, satpam pabrik minuman penghilang panas dalam ini, dia melihat kejadian  itu saat mobil pickup Daihatsu Zebra Espass bernopol B 9878 VY sedang memutar .

“Saya lihat mobil muter arah, dua orang naik motor dari arah sebelah kiri ikut muter dan satu orang turun dari motor dan langsung menembak sopir,” katanya.

Sementara itu, Salih, 31, kenek korban menjelaskan, dirinya tidak mengenali pelaku dan penyebab Asep ditembak. “Tapi pengendara tadi sebelumnya pernah cekcok di gang kecil,” kata Salih.

Menurutnya usai mengantar barang material  di Kampung Kedung Gede, Asep bertengkar mulut dengan pengendara sepeda motor. “Asep bilang duluin, mobil dulu, baru motor,” jelas Salih.

Namun  pengendara motor yang tadi sempat cekcok mulut balik arah dan mengikuti mobil, “Satu orang turun dan langsung bilang pada korba, baru jadi sopir aja belagu  door pelaku langsung nembak korban dan langsung kabur,”jelas Salih.

Sedangkan Ujang, saksi lain melihat pelaku dua orang satu pake helm satu tidak, “Yang nembak yang ga pake helm rambutnya belah tengah, kurus dan pake jaket levis, sedangkan motor pelaku saya lihat Yamaha Vega R warna hitam strip coklat pelek motor racing, tapi saya tidak tahu no platnya,” katanya..

Ujang yang mengaku hafal senjata api sungguhan melihat kalau senjata  yang digunakan pelaku senjata rakitan, ”Sebelum menembak pelaku sempat kokang dari atas, setelah menembak, keluar asap dari senjatanya,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, Kompol NT Nurrocmat menjelaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, soal kronologis sendiri dari keterangan dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan berawal dari cekcok mulut yang terjadi dijalan sempit.

”Pelaku mungkin kesal karena sempat terjadi cekcok mulut berebutan jalan yang sempit, korban sempat bilang pada pelaku dengan nada yang mungkin tinggi, pelaku kesal dan akhirnya mengejar mobil dan langsung melakukan penembakan.

“Kami belum tahu senjatanya, proyetil sendiri tidak ditemukan mungkin masih bersarang ditubuh korban yang tertembak dibagian kiri tembus ke belakang,” kata Kasat.

Rencananya, pihak kepolisian akan melakukan otopsi terhadap jasad korban ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur guna mengetahui proyektil peluru yang masih bersarang ditubuhnya. “Kami akan lakukan otopsi guna memastikan senjata apa yang digunakan pelaku,” Imbuhnya

Sementara itu, saat ditemui di RS Karya Medika II, Tambun keluarga korban yang mengetahui Asep, suami dari Nuraini dan ayah dari Valenseno ini tewas ditembak orang tak dikenal menangis histeris tak kuasa menahan kesedihan.

Menurut keterangan ayah kandung korban, Beni Prasetyo, 57,   meminta pihak kepolisian untuk mengurus tuntas kasus penembakan yang menyebabkan nyawa anaknya menghilang,”Pokoknya polisi hasus usut tuntas kasus ini, kalau tidak mampu saya sendiri yang akan mengurusnya sampai kemana pun para pelaku kabur saya akan menguber mereka,” tandasnya dengan nada emosi.

Kini kasus sedang dalam penanganan polsek tambun dan Polresta Bekasi Kabupaten untuk memburu pelaku.(Saban/yanto/dms)

  • Blogger80_man

    untuk sipenembak, lo jangan belagu, dasar anjing lu, hadapi gue kalau berani. dasar manusia gila dan sinting lu. nembak orang seenaknya, lihat tuch anaknya, apa lu ngk kasihan sama anaknya. kalau ketemu gue bunuh lu, daar biadab dan anjing lu

  • Burhan-jack23

    dari pada ditembak mending berantem aja sampe bonyok, sebab sepele aja sampe ngebunuh orang.