Wednesday, 19 September 2018

Terminal Cibinong `Kubangan Air`

Jumat, 13 Januari 2012 — 22:28 WIB
aaabb

BOGOR (Pos Kota) – Keberadaan Terminal Cibinong tinggal tiga tahun lagi. Meski demikian, Pemkab Bogor sepertinya melakukan pembiaran terhadap kondisi terminal di ibukota Kabupaten Bogor ini. Buktinya, areal terminal seluas 5000 meter persegi penuh kubangan air saat hujan turun.

Tak heran penumpang dan awak bus serta angkot mengeluhkan kondisi terminal yang mirip kubaga kerbau. “Malas masuk terminial. Becek penuh genangan air, belum lagi saat bus masuk pasti kita kecipratan kotoran air,” keluh Ny. Asni, warga Perum Cibinong City, saat mencari angkot di pintu keluar Terminal Cibinong, Jawa Barat.

Keluhan serupa dilontarkan Awing, sopir Angkot 32 jurusan Cibinong-Bubulak. “Musim hujan seperti ini, terminal makin sepi. Penumpang ogah masuk terminal, buntutnya kita juga yang rugi dan terpaksa cari penumpang di pintu keluar terminal,” katanya. Padahal, dia dan awak angkot serta bus, setiap harinya membayar retribusi. “Lalau uang retribusi itu masuk ke mana? Bukankah seharusnya buat memperbaiki sara dan prasarana terminal,” timpal sopir lainnya.

Kepala DLLAJ Kabupaten Bogor Soebiantoro mengaku, sejak 2008 terminal ini tak pernah diperbaiki lagi. Namun dia berjanaji dalam waktu dekat areal terminal yang penuh dengan lubang menganga itu akan ditambal pakai aspal. “Kita hanya bisa menambal, sebab pada 2015 kita akan membangun Terminal Tipe B di Kecamatan Citeureup. Sedangkan bekas Terminal Cibinong direncanakan menjadi ruang terbuka hijau,” katanya.

Anggaran pembangunan Terminal Citeureup direncanakan mencapai Rp 90 miliar, dengan luas lahan tiga hektar. “Jika semua tahapan selesai, maka pembangunan dilakukan 2015,” jelasnya. Kelak di terminal ini mampu  menampung 500 unit bus dan angkot yang melayani jurusan Lebak Bulus, Tanjung Priok, Senen, Kalideres, Grogol, Depok, Kota Bogor, Bandung, Sukabumi, dan Cianjur.

(iwan/sir)