Thursday, 15 November 2018

Truk Antre 7 Km di MERAK

Sabtu, 14 Januari 2012 — 22:10 WIB
truk antre2

MERAK (Pos Kota) – Aktivitas pelayaran Pelabuhan Merak – Bakauheuni, Lampung, terganggu menyusul cuaca buruk yang melanda Perairan Selat Sunda. Sejumlah kapal feri yang melayani penyeberangan Jawa-Sumatera kesulitan sandar di Pelabuhan Merak akibat gelombang tinggi.Akibatnya antrean truk terjadi ladi di Pelabuhan Penyeberangan Mereka hingga 7 kilo meter.

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak juga hanya mengoperasikan tiga dermaga dari lima dermaga yang ada. Tidak dioperasikannya dermaga 4 dan 5 itu karena lokasinya berhadapan langsung dengan laut lepas. Biasanya, kedua dermaga ini digunakan untuk bongkar muat kendaraan truk angkutan barang.

“Itulah beberapa faktor yang menyebabkan antrian kendaraan truk angkutan barang di Pelabuhan Merak,” ungkap Plh Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Didi Yuliansyah, kepada wartawan, Sabtu (14/1).

Dampaknya, ribuan kendaraan truk yang akan menyeberang ke Sumatera numpuk disekitar dermaga pelabuhan. Bahkan antrian kendaraan angkutan barang ini nampak mengular hingga memasuki KM 96.800 Tol Tangerang-Merak atau sekitar 7 km dari gerbang Pelabuhan Merak.

Didi menambahkan, untuk mengurai antrean kendaraan angkutan barang yang sudah terjadi beberapa hari ini, PT ASDP Cabang Merak mengoperasikan 23 unit kapal roll on roll off (Roro).

Sementara itu, untuk menghindari kemacetan yang lebih parah di Tol Tangerang-Merak, petugas PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola tol dan PJR Induk Serang melakukan sistem buka tutup untuk kendaraan angkutan barang di Gerbang Merak.

“Untuk kendaraan pribadi dan umum tujuan Merak, kita arahkan keluar melalui Gerbang Cilegon Timur dan Barat,” ujar Kompol Wawan Sunarwirawan, Kepala Induk PJR Serang Timur kepada Pos Kota, Sabtu (14/1) malam. (haryono/b)