Monday, 27 May 2019

Bareng Kopassus Tanam Pohon di Ciliwung

Minggu, 15 Januari 2012 — 16:21 WIB
Fauzi Bowo dan Kopassus Tanam Pohon02-n

CIJANTUNG (Pos Kota) – Pemerintah  Provinsi   DKI   Jakarta terus aktif melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka menghijaukan Jakarta.

Mengawali 2012, Pemprov DKI Jakarta bersama Komandan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan darat yang menyumbangkan sekitar 20.000 bibit. Pohon-pohon yang ditanam  hari Minggu 15 Januari 2012 antara lain Kayu Afrika , Mahoni, Eboni,  Trembesi, Mangga dan Rambutan ditanam di sekitar bantaran kali Ciliwung.

Gubenur DKI , Fauzi Bowo mengatakan, Pemerintah DKI  akan terus melakukan usaha-usaha jangka panjang maupun jangka pendek guna mencegah banjir dan memperlambat perubahan ilkim yang berdampak pada wilayah DKI

Penanaman pohon di Sungai Ciliwung dilakukan karena sungai ini merupakan salah satu urat nadi air ibu kota  yang akan selalu memerlukan perhatian  dan pengelolaan.

Pohon jenis  ini dipilih karena memiliki daya serap CO2 yang luar biasa, puluhan kali dari pohon lainnya. Pohon trembesi, mahoni, dan pohon mangga.

Dan phon ini di tanam di bantaran kali ciliwung  karena memiliki akar kuat dan menjaga   bantaran kali  kali atau wilayah rawan banjir dan longsor.

Lokasi  kali Ciliwung  khusus  dipilih  mengingat fungsinya yang sangat penting untuk  mengendalikan banjir di ibikota.

Kali ini Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Kopasus untuk menggerakan kesadaran dan partisipasi masyarakat yang memang  sangat diperlukan dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan Jakarta.

“Kita telah bekerja sama dan mengajak berbagai pihak untuk melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan. Pada hari ini kita kembali mewujudkan tekat bersama untuk menghijaukan Jakarta sekaligus mencegah terjadinya  bencana banjir dan longsor dengan  menanam 20.000 pohon di wilayah  Kali Ciliwung”kata Gubenur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Minggu (15/1)

Ditambahkan, aksi  penghijauan kali ini juga merupakan salah satu program pemberdayaan potensi seluruh kawasan Ruang Terbuka  Hijau (RTH) yang ada di Jakarta sesuai dengan peraturan Daerah Nomor  6 Tahun  1999 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DKI Jakarta,target  pemenuhan  RTH seluas 9,48%. (timyadi/dms)