Friday, 16 November 2018

Jalur Tol Terputus, Antrian Truk di Merak Berkurang

Minggu, 15 Januari 2012 — 10:10 WIB
tol-kurang

MERAK (Pos Kota) – Banjir yang menerjang Tol Tangerang – Merak di KM 58 setinggi hampir 2 meter sedikitnya membantu mengurangi antrian kendaraan truk yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung. Truk angkutan barang tujuan Pelabuhan Merak ini tidak dapat melintasi jalur tol yang terputus.

Penumpukan kendaraan truk dari Tangerang nampak terlihat di sekitar rest area KM 45. Antrian kendaraan angkutan barang juga terjadi di sepanjang jalur tol ke arah Merak. Penumpukan truk ini disebabkan adanya kebijakan dari petugas PJR Induk Serang yang melarang truk menggunakan jalur arteri atau jalan Deandles. Sementara dari arah Merak, penumpukan truk berada di KM 68 rest area Serang Timur hingga ke Gerbang Tol Ciujung atau sekitar 10 km.

“Untuk kendaraan berat, kita larang keluar tol, sebab jika dialihkan ke ruas jalur arteri akan menimbulkan kemacetan. Truk-truk ini kita karantina ditempat yang sudah kami sediakan,” ujar Kompol Wawan Sunarwirawan, Kepala Induk PJR Serang Timur ditemui Pos Kota di kantornya, Minggu (15/1/2012).

Akibat adanya larangan melintas akibat banjir di KM 58, antrian kendaraan di Gerbang Tol Merak mulai berkurang. Pos Kota memantau pukul 00:05, antrian truk yang akan ke Sumatera bertambah 2 km, yang semula di KM 96 memanjang hingga KM 94. Namun sejak pukul 08:00 setelah ada larangan keluar tol, antrian truk kini berada di KM 98 atau berkurang 4 km.

(haryono/sir)