Friday, 21 September 2018

Mahasiswa Tewas Dianiaya

Minggu, 15 Januari 2012 — 21:19 WIB

TANGERANG (Pos Kota) – Gara-gara ribut dengan  mantan pacar di Facebook, seorang mahasiswa tewas setelah dianiaya dua remaja teman si wanita yang mengadu. Peristiwa itu terjadi di halaman Masjid Aljabar, Jalan Borobudur, Perumnas Tangerang,  Sabtu (14/1/2012) malam.

Korban, Koko Permana, 23, warga Jalan Baturaden,Perumnas,menderita luka di kepala akibat benturan benda keras tewas setelah beberapa jam sempat koma dan mendapat perawatan di RS Qadr. Hanya beberapa jam, petugas Polsek Kelapa Dua berhasil membekuk  Putu,18, Fiki,18, di Perumnas II. Tangerang.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula dipicu dari keluhan Citra,19, warga Perum Bonang, Legok, kepada Putu melalui FB. Saat itu Citra mengeluhkan jika Koko masih suka mengganggu dirinya.  Hubungan Cinta Citra dengan korban sudah 2 bulan putus. Korban yang masih mencintai Citra berusaha mau lagi. Namun Citra menolaknya.

Lantaran kesal, korban lalu membobol FB Citra dan menulis kata-kata kurang sopan sehingga membuat Citra sakit hati. Mendengar cerita Citra membuat Putu kesal, dan berjanji akan membela Citra.  Putu menyuruh Citra agar menghubungi korban untuk pertemuan di halaman mesjid Aljabar.

Setelah mendapat telepon dari Citra, mahasiswa salah satu perguruan di Tangerang itu pun langsung bergegas datang ke tempat yang sudah ditentukan. Keduanya setelah bertemu lalu bertengkar. Lantaran merasa salah, korban sempat minta maaf kepada Citra.

Karena ingin membantu Citra, Putu bersama temannya Fiki datang menghampirinya. Merasa ikut campur urusan orang membuat Koko marah kepada kedua tersangka sehngga terjadi pertengkaran dan perkelahian. Dalam adu jotos itu, Putu berhasil memegang kaki korban saat menendang lalu ditarik sehingga terjatuh dengan kepala sebelah kanan membentur lantai conblok.

Koko sempat berhasil berlari, namun 100 meter dari lokasi kejadian tiba-tiba  ambruk dan tak sadarkan diri di tengah jalan.. Wargayang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke RS Qadr, Beberapa jam mendapat penanganan di rumah sakit, nyawa korban tak tertolong lagi.

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Bambang Hari Wibowo,Sik melalui Kanit Reskrim Ipda Mukmin, mengatakan, pihaknya masih mememintai keterangan dari para saksi mata dan tersangka. Namun dari hasil pengakuan para tersangka, motif penganiayaan ini terjadi karena antara korban dan tersangka sama-sama menyayangi si wanita tersebut.

“Karena masih cinta, korban berusaha mendekati si wanita. Sedangkan si wanita yang merasa terganggu bercerita kepada tersangka yang saat itu sedang melakukan pendekatan,” ungkap Ipda Mukmin menambahkan kedua tersangak dijerat dengan pasal 170 ayat 3.

(C3/M2/sir)