Minggu, 15 Januari 2012 16:15:00 WIB

Suporter PSIS Tawuran, 1 Tewas 4 Luka Parah

logo-psis

SEMARANG (Pos Kota) – Dua kelompok suporter yang sama -sama menjadi pendukung kesebelasan PSIS Semarang terlibat tawuran , Sabtu (14/1/2012) malam.Tawuran yang melibatkan ratusan superter terjadi di tiga titik di kota Semarang usai pertandingan antara PSIS Semarang – PSIR Rembang.

Akibat tawuran suporter Panser Biru dan Snex tersebut, seorang suporter tewas dan empat lainnya luka-luka . Korban tewas adalah Ovik Arangga,19, warga Sidorejo, Kelurahan  Cabean RT 02 RW 05, Kecamatan Karangawen, Demak. Sedangkan korban luka adalah, Bagus,19, dan Rio,17), keduanya warga Penjaringan, Kemijen, Semarang Utara serta Basuki dan Ari. Semuanya terluka parah pada bagian kepala akibat pukulan benda tajam. Mereka kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara.

Peristiwa tersebut berlangsung antara pukul 19.00 dan 20.00. Saat itu puluhan anggota Snex korwil Karangawen menaiki motor beriringan usai menonton pertandingan antara PSIS Semarang melawan PSIR Rembang dari GOR Jatidiri .

Menurut Fani , seorang suporter Snex , sampai di Jalan Majapahit, saya seharusnya berbelok ke kiri menuju Jalan Gajah. Tetapi di situ banyak anak Panser, saya lalu ikut rombongan terus,” katanya. Rombongan Fani yang menuju arah Karangawen ternyata sudah ditunggu ratusan suporter Panser Biru . Tawuran pun tak terhindarkan di dua titik yakni di depan Apple Karaoke Jalan Brigjen Sudiarto dan pertigaan Manunggal Jati.

Tawuran itu berlangsung tidak seimbang karena Snex kalah jumlah dan sebagian anggotanya perempuan. Tak hanya menyasar laki-laki, para perempuan juga banyak yang menjadi korban. “Saya mau lari tapi dikepung dua laki-laki, motor saya sampai masuk got. Dua orang itu memukuli saya. Ada bapak-bapak di situ tapi saya minta tolong tidak didiamkan saja,” kata Upi Eriana,16, warga Margorejo Timur, Tambaksari, Semarang.

Sementara itu, keluarga Ovik Anggara langsung bertangisan begitu memastikan kabar meninggalnya korban di RS Ketileng. Ovik ditemukan sudah tidak bernyawa di depan Apotek Kimia Farma Jalan Brigjen Sudiarto. Anggota Polsek Pedurungan kemudian membawa pemuda lulusan SMP itu ke RSUD Ketileng.

“Kami dikabari langsung ke sini (RS Ketileng), tidak menyangka kalau kejadiannya seperti ini,” kata Kirno, paman korban yang datang bersama kakak korban, Uum Ambarwati. Kapolsek Pedurungan, Kompol Yudi Arto Wiyono mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus ini. Tiga saksi telah dimintai keterangan untuk mengetahui kronologis kejadian dan siapa saja yang terlibat.

(suatmadji/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.