Friday, 21 September 2018

Copet Libatkan Wanita Incar ANGKOT

Senin, 16 Januari 2012 — 20:45 WIB
kawanan copet ditangkap jl gajahmada.warto copy

TAMANSARI (Pos Kota) – Seorang wanita muda penumpang Mikrolet menjadi kunci yang membuka aksi komplotan copet dalam angkutan kota (angkot). Keberaniannya membuat tiga dari lima penjahat itu dibekuk petugas di Jl. Hayam Wuruk, Jakbar. Dua bandit lainnya, termasuk seorang wanita, kini dicari-cari polisi.

Ketiga pencopet itu; Wahjuni alias Wah, 33, Aryanto, 30, dan Abdul Latif, 22, kini mendekam di tahanan Polsek Tamansari. Sebuah Daihatsu Xenia B 1945 SKU  yang digunakan sebagai alat kejahatan disita sebagai bukti. Sedangkan dua rekan kejahatannya yang masih buron adalah  Ana, 25, Harun, 32, dan otak kejahatan itu, Uban, 40.

Menurut Kapolsek Tamansari AKBP Irhan SIK, Msi, sebelum tertangkap, kawanan ini beraksi di Mikrolet 08 jurusan Tanah Abang-Kota. Menggunakan mobil sewaan, Daihatsu Xenia, yang berkaca gelap, mereka mengicar mobil yang bakal dipakai beroperasi. “Setelah didapat kendaraan berpenumpang banyak, Uban langsung memberi komando agar satu per satu anak buahnya turun berpindah ke angkutan sasaran,” kata kapolsek, Senin (16/1/2012).

Bergaya penumpang, kawanan itu masuk angkutan. Tapi belum lagi kendaraan berjalan jauh, satu bandit menjatuhkan  anak kunci. Saat bersamaan, teman kejahatannya mendorong seolah mendesak untuk membantu mencari kunci yang jatuh. “Saat itulah digunakan untuk mencuri,” ujar AKBP Irhan.

NOMOR POLISI

Saat itu, sasaran kawanan ini adalah Mieta Dwi Astuti. Gadis 22 tahun yang tinggal di Depok ini kaget saat menyadari HP-nya dicuri pria yang menjatuhkan kunci. Mieta segera menghentikan kendaraan itu lalu turun sambil meneriaki ada maling dalam kendaraan itu.

Panik, tiga maling, termasuk seorang wanita, berhamburan keluar kendaraan itu lalu bergegas masuk Daihatsu Xenia yang mengikuti mobil itu dari belakang. Pantang menyerah, Mieta mencatat nomor polisi mobil kawanan itu lalu melapor ke Polsek Tamansari.

“Korban mengaku masih ingat nomor mobilnya,” kata kapolsek. Tak buang waktu, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Kompol Suhermanto SIK, megajak korban menyisir mencari mobil tersebut. Polisi membawanya menelusuri sepanjang Jl Hayam Wuruk, Jl. Gajah Mada dan Jl. Mangga Besar Raya, Jakbar.

Satu jam kemudian, Mieta mengenali mobil pengangkut kawanan copet itu di Jl. Hayam Wuruk. Polisi pun meyergap. Tiga penumpang mobil digelandang ke kantor polisi sednag tiga lainnya menjadi buronan.

“Kami sudah satu bulan beroperasi di Jakarta dan Tangerang,” ungkap tersangka Wahjuni. Pria yang istrinya sedang hamil tua di kampungnya di Bayur, Tangerang, Baten, itu mengatakan operasi diatur oleh Uban. “Setiap hari, kami bisa dapat satu sampai lima HP dan dikumpulkan ke Uban. Dia juga yang menjual ke pendah. Kami hanya mendapat uang hasil jualan itu, bisa Rp50.000 bisa juga Rp100.000,” katanya.

(warto/sir)

Teks Foto : Tiga pencopet di Mikrolet yang dibekuk anggota Buser Polsek Tamansari. (warto)