Tuesday, 20 November 2018

Jabatan Ketua BURT Hanyalah Ex Officio

Senin, 16 Januari 2012 — 12:45 WIB
dpr-sub

JAKARTA (Pos Kota) –Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Heryanto, mengatakan jabatan Ketua BURT yang disandang Ketua DPR hanyalah ex officio yang sifatnya hanya mengkoordinasikan. Ketua BURT bukanlah pemutus apa yang dilakukan oleh BURT karena sifat Pimpinan BURT seperti juga sifat pimpinan DPR seluruhnya dan pimpinan alat kelengkapan lainnya dijabat sejacara kolektif kolegial bersama 3 wakil pimpinan lainnya.

“Dengan demikian maka keputusan menurutnya bukan dibuat oleh Ketua BURT seperti halnya mentri atau jabatan direksi di sebuah perusahaan. Hal ini menjadikan sangat mungkin Ketua BURT tidak mengetahui apa yang sudah diputuskan BURT secara detail. Jika ada perkembangan atau keputusan di buat di BURT yang signifikan, maka memang seharusnya Ketua BURT diberikan informasi dimana hal ini menjadi tugas sekjen,” ujar  kepada wartawan, Senin (16/1/2012).

Dirinya pun menjelaskan dalam BURT terdapat pembagian tugas diantara wakil pimpinan yang masing-masing memimpin lagi panja-panja kecil yang satu sama lain terkadang tidak saling mengetahui apa yang dilakukan wakil pimpinan lainnya dan oleh karena itu bertanggungjawab atas keputusan yang diambil masing-masing panja.Hal ini tegasnya berlaku secara umum di alat kelengkapan lainnya.

“BURT itu diwakili oleh semua fraksi. Di dalam BURT sendiri dibagi lagi dalam 3 penugasan kepada 3 wakil ketua. Ketua DPR sifatnya hanya ex officio, tidak banyak ikut campur dalam operasional. Ada Ibu Indra Sukadis wakil dari Partai Demokrat sebagai pemenang pemilu, ada Refrizal dari PKS dan Pius dari Gerinda. Setiap bagian ini kemudian membentuk panja atau tim kecil. Kalau satu tim diketuai oleh Pius misalnya maka dua yang lain tidak tahu apa yang tim ini lakukan, jadi tidak semuanya harus tahu,”  pungkasnya.

(prihandoko/sir)