Tuesday, 25 September 2018

Sudin Perhubungan Jaksel Razia Bajaj

Senin, 16 Januari 2012 — 16:20 WIB
Bajaj

Bajaj

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Puluhan bajaj dirazia dan lima diantaranya dikandangkan saat operasi penertiban Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Senin (16/1).

Kasie Penertiban Sudin Perhubungan Jaksel, AB Nahor menjelaskan, dalam razia yang dilakukan di 3 lokasi yakni Melawai, Wijaya dan kawasan Blok M, petugas menilang 27 bajaj dan 5 dikandangkan.

“Bajaj yang ditilang diantaranya karena berhenti dan mangkal di lajur sepeda dan tempat parkir. Adapun 5 bajaj dikandangkan karena surat-surat sudah mati,” ujarnya.

Kelima 5 bajaj yang dikandangkan digiring ke kantor Sudin Perhubungan di Jl MT. Haryono, Tebet.

“Sambil diberhentikan izin operasinya, kami menunggu kebijakan dari Dinas Perhubungan Pemprov. Apakah bajaj tersebut mau dilepas atau dihancurkan di Pulo Gebang,” kata AB Nahor.

Razia lanjutnya bertujuan menelusuri keberadaan bajaj yang disinyalir hasil curian. Terbukti diketahui ada sejumlah bajaj yang mengantongi surat asli tapi palsu ataupun bodong. Di Jaksel sedikitnya ada 3567 bajaj.

Terkait izin operasi bajaj wajib diperbaharui setiap enam bulan sekali melalui Sudin Perhubungan setempat.

Satu sopir bajaj yang dikandangkan Karsono,33, ┬ámengaku hanya bisa pasrah. Sebelumnya pemilik bajaj sudah berjanji akan mengurus surat-surat tersebut. “Yah beginilah nasib wong cilik,” ujarnya lesu. (Rachmi/dms)

Foto: Belasan bajaj yang ngetem di Melawai dirazia Sudin Perhubungan Jaksel, Senin (16/1). (Rachmi)