Wednesday, 19 September 2018

Birokrasi & Suap Hambat Dunia Usaha

Selasa, 17 Januari 2012 — 14:08 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Kadin) melaporkan kepada Wakil Presiden Boediono, birokrasi dan suap hambat perkembangan dunia usaha di Indonesia.

Laporan Kadin itu disampaikan Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto saat bertemu Boediono di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa. “Kami menilai perkembangan ekonomi relatif kondusif, terlihat pada indikator makro ekonomi, termasuk perkembangan investasu juga ikut membaik khususnya investasi luar negeri,” kata Suryo.

Ia mengatakan peringkat investasi Indonesia juga meningkat lagi dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.Namun di sisi lain, masih kata Suryo, perkembangan iklim usaha tidak mengalami perbaikan yang berarti. “Iklim usaha dan investasi tertinggal jauh di belakang dari negara-negara setara di kawasan Asia Tenggara apalagi Asia Timur,” tutur Suryo yang datang menemui Boediono didampingi jajaran Kadin di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Ia mengatakan proses perizinan usaha di negara sekitar hanya terbilang haru bisa diselesaikan oleh birokrasi yang efisien sedangkan di Indonesia proses usaha memakan waktu berbulan-bulan, sehingga adanya biaya transaksi yang sangat mahal, utamanya usaha kecil dan menengah.

Selain itu, kata Suryo, kasus suap cukup meluas dan sudah melembaga sehingga menghambat dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi.

(johara/sir)