Thursday, 15 November 2018

Mobil Esemka Perlu Kepastian Hukum

Selasa, 17 Januari 2012 — 15:49 WIB
esemka17

JAKARTA (Pos Kota) – Sejumlah mahasiswa S3 hukum Univeritas Indonesia melakukan kajian hukum tentang mobil Esemka sebagai bentuk apresiasi terhadap mobil rintisan dari Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut.

Mahasiswa meminta kepada Presiden untuk menggeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang mobil Esemka. “Yang ada Inpres hanya untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif. Untuk dapat mengoptimalkan produksi dan penggunaan mobil Esemka oleh kalangan pemerintah maupun masyarakat,” kata M. Idris F. Sihite salah satu lima mahasiwa UI di kantor Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud, Selasa (17/1).

Eforia mobil Esemka semua kalangan mendukung, tapi tidak kuat kalau hanya mendukung saja.
Untuk itu kata mahasiwa, untuk mobil Esemka diperlukan payung hukum yang kuat.

“Esmeka diperlukan adanya kepastian hukum yang jelas. Kalau tidak, bagimana nanti kalau ada investor asing untuk mengembangkan mobil Esemka,” jelas Lucky Raspati memaparkan.

Mahasiswa optimis mobil Esemka akan mendapat perhatian asing, sebab kata para mahasiswa mobil buatan Esemka tersebut sejarahnya pihak dalam negeri tidak ada yang mendukung. Sehingga ketika awalnya, untuk mendapatkan suku cadang harus membeli di China.

Mahasiswa yang melaukan kajian hukum diantaranya, M. Idris. F Sihite, Bayu Dwi Anggono, Lucy Raspati, M. Ilham Hermawan, M. Ruliyandi, Pratiwi Puspita Andini dan Nani Mulyati optimis bakan lahir Inspres untuk mobil Esemka.

“Kami optimis kalau Inpres untuk mobil Esemka akan lahir. Sebab, banyak mendukng adanya mobil Esemka,” kata M. Idris.

Dalam kesempatan itu Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Joko Sutrisno sangat terbantu dengan adanya mahasiswa yang mengawal Mobil Esemka dari segi hukumnya.

“Saya sangat terbantu adanya mahasiswa yang mau membantu mengawal mobil Esemka secara hukum,” katanya.

Joko Sutrisno mengatakan sampai saat ini hanya uji emisi mobil Esemka yang belum tuntas.

“Hanya uji emisi yang belum tuntas, yang lainnya sudah tuntas,” katanya. (Rizal)

Teks:
Para mahasiswa yang melakukan kajian hukum terhadap Mobil Esemka (rizal)