Sunday, 18 November 2018

Pasca Banjir, Petani Repot Benahi Pembatas Sawah

Selasa, 17 Januari 2012 — 7:51 WIB
petani

INDRAMAYU (Pos Kota) – Pasca banjir ratusan petani di Kecamatan Losarang, Indramayu, Jabar  terpaksa harus bekerja keras lagi. Mereka membenahi galeng atau pembatas sawah yang rusak sehabis diterjang banjir.

Banyak sawah petani di Kecamatan Losarang yang rusak karena diterjang arus deras Sungai  Saradan yang tanggulnya jebol sepanjang 15 meter di Blok Pertamina, Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Indramayu beberapa waktu lalu.

Rastam, 54 seorang petani di Desa Muntur dijumpai Pos Kota, Senin (16/1) mengemukakan, akibat banjir petani repot karena harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar ongkos tenaga tukang cangkul yang  membenahi galeng rusak karena diterjang arus banjir.

Disebutkan, selain galeng sawah petani yang rusak, banyak bibit tanaman padi yang sudah ditanam di sawah mati membusuk. Para petani  terpaksa menanam ulang bibit padi yang mati itu karena terendam banjir.

Banjir  setinggi dada orang dewasa selama 4 hari berturut-turut menggenangi tanaman padi yang masih berusia muda sehingga bibit padi itu mati membusuk.

Menghadapi banjir, banyak petani di Kecamatan Losarang yang  hanya bisa pasrah. “Kami tak bisa berbuat apa-apa, kecuali hanya pasrah,” ujarnya sewaktu dijumpai Pos Kota.

(taryani/sir)