Tuesday, 25 September 2018

Warga Tolak 174 Burung Dara Dimusnahkan

Rabu, 18 Januari 2012 — 15:36 WIB
dara-sub

TANAH ABANG (Pos Kota)- Sebanyak 174 ekor burung dara batal dimusnahkan dalam sweeping unggas yang digelar aparat kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakpus, Rabu (18/1/2012). Pasalnya, warga menolak tindakan pemusnahan dan berjanji segera menjual burung-burung tersebut mereka secepat mungkin.

“Kasih kami waktu 3 hari untuk menjual burung dara ini. Sayang kalau harus dimusnahkan,” ujar M Nuh, warga RW 05, Karet Tengsin.

Puluhan ekor burung dara yang dipelihara di halaman rumahnya, sebenarnya dalam kondisi sehat dan bersih. Namun karena ada larangan memelihara burung di lingkungan permukiman, M Nuh harus menyerah dan memilih menjual burung-burung tersebut.

Lurah Karet Tengsin Maskur mengatakan sweeping unggas dilakukan di 2 RW yakni RW 05 dan 06. Di RW 05 digelar di RT 002 dan di RW 06 digelar di RT 008 dan 009.

Dalam sweeping (razia) unggas yang dihadiri Wakil Camat Tanah Abang Yadi Maharyadi tersebut, aparat berhasil memusnakan 36 ekor ayam dan 9 ekor bebek. Sedang 174 ekor burung dara yang semula hendak dimusnahkan akhirnya dikembalikan ke warga. Termasuk 2 ekor burung merpati yang tengah diurus sertifikatnya.

“Pemiliknya berjanji akan menjual burung-burung tersebut dalam waktu selambatnya 3 hari,” tukas Maskur.

Selain ayam, bebek dan burung dara, aparat juga memusnakan 5 kandang ayam dengan cara dibakar. Sedang 2 kandang yang terbuat dari besi disita.

Menurut Maskur dalam razia unggas tersebut masih menyisakan beberapa ekor ayam yang tidak tertangkap. Itu sebabnya, dalam waktu 3 hari ke depan, pihaknya akan kembali turun ke lapangan. “Jika masih ada warga yang memelihara ayam dan burung dara, maka kami tak segan-segan untuk memusnahkan paksa unggas mereka,” pungkas Maskur.

(inung/sir)