Kamis, 19 Januari 2012 00:56:42 WIB

Di Situ Gintung Ada Tempat Esek-esek

sidak1

CIPUTAT (Pos Kota) – Warga sekitar Ciputat Timur mengeluhkan tempat penginapan mesum tanpa izin di sekitar Situ Gintung yang kerap disewa puluhan pasangan yang diduga untuk berselingkuh di lokasi itu. Anggota Komisi DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) minta Pemkot menutup lokasi penginapan yang menyalahi izin tersebut.

“Lokasi itu memang sempat terhenti saat kegiatan pembuatan waduk atau Situ Gintung dikerjakan tapi beberapa bulan belakangan kembali buka,” kata Umar, warga Ciputat Timur, Kota Tangsel, Rabu (18/1).

Tempat penginapan tersebut sebetulnya bukan wisma atau hotel tapi hanya memiliki izin restoran, salon dan pondok wisata saja. Namun, pemilik atau pengelola tempat tersebut melengkapi dengan belasan kamar yang disewakan per enam jam dengan tarif Rp 125 ribu hingga Rp 150 ribu bagi mereka yang ingin istirahat atau tidur.

Menurut dia, hampir setiap hari tempat itu dipadati pasangan yang ingin menyewa kamar atau tempat istirahat tersebut. Sehingga lokasi yang tak begitu luas tersebut terlihat penuh dan selalu ramai khususnya siang maupun sore hari.

Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Tangsel bersama anggota Satpol PP setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di tempat penginapan kawasan Situ Gintung setelah mendapatkan informasi dan keluhan warga sekitar. Mereka memergoki sekitar 18 pasangan mesum yang sedang menginap di kamar tersebut.

Ke-18 pasangan mesum tersebut langsung didata dan dibawa ke kantor Satpol PP Kec. Ciputat untuk membuat surat pernyataan tak melakukan perbuatan lagi, kata Kepala Bidang Operasional atpol PP Kota Tangsel Saleh Musa.

“Yang jelas ini sudah keterlaluan dan penginapan ini harus ditutup karena tak ada izin serta menyalahi perizinan yang ada,” kata Siti Chodijah, anggota Komisi B DPRD Kota Tangsel yang melakukan sidak ke lokasi tersebut yang memiliki sekitar 20 kamar.

Lebih parah lagi dari 18 pasangan mesum yang berada di tempat penginapan salah satunya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Pertahanan Nasional. “Lokasi ini harus ditutup karena tak ada izin sama sekali dan dikeluhkan warga sekitar,” geramnya sambil meminta pemilik atau pengelola langsung menutup lokasi tersebut setelah dikunjungi anggota DPRD dan Satpol PP Kota Tangsel.

Diakuinya, lokasi ini memang terkesan mesum karena tempatnya tersembunyi dan pintu masuk ke lokasi penginapan tidak terlihat dari Jl. Ir. Djuanda atau jalan utama karena tertutup puluhan pohon pelindung yang ada.

Budoyo, pengelola penginapan tersebut, hanya diam dan siap menutup tempat penginapan itu sekarang juga. “Yam au apa lagi. Kami mengikuti perintah dan aturan dari Satpol PP Kota Tangsel agar tempat ini ditutup,” ujarnya. (anton/b)

Teks foto:
Anggota Komisi B DPRD Kota Tangsel saat melakukan inspeksi mendadak bersama anggota Satpol PP setempat dipenginapan mesum atau liar di sekitar Situ Gintung, Ciputat Timur. (anton/b)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.