Saturday, 17 November 2018

Mahasiswa Indramayu demo tolak ikan impor

Jumat, 20 Januari 2012 — 21:14 WIB
ikan-sub

INDRAMAYU (Pos Kota) – Puluhan mahasiswa  yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indramayu, Jum’at (20/1) demo di gedung DPRD Indramayu. Mereka menolak peredaran ikan impor karena diyakini memupus harapan nelayan Indramayu.

Massa mendesak DPRD Indramayu dan Dinas Perikanan dan Kelautan setempat mengawasi setiap peredaran ikan impor illegal. Disamping itu, pemerintah wajib memperhatikan nasib nelayan. Yaitu dengan meningkatkan kesejahteraan para nelayan Indramayu secara riil.

Pendemo  yang diwakili Koordinator Lapangan (Korlap), Muji Zain Naufal mengemukakan masuknya  ikan impor jelas akan menyengsarakan nelayan tradisional yang saat ini kondisinya sedang terpuruk akibat cuaca buruk dan gelombang laut yang tinggi.

Muji Zain Naufal mengatakan ada dugaan permainan oknum terkait  masuknya ikan impor ke Indramayu yang sangat menghebohkan masyarakat nelayan  beberapa waktu yang lalu. “Kami meminta siapapun yang terlibat ditindak tegas,” katanya.

Haris Solihin, anggota Komisi B DPRD Indramayu, di hadapan pengunjuk rasa menyatakan pihaknya menolak  tegas masuknya ikan impor ke wilayah Indramayu. “Kami mendukung penolakan peredaran ikan impor itu,”  kata Haris.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu, H. Abdur Rosyid Hakim, menjelaskan lembaganya juga menolak  ikan impor karena sementara ini Indramayu sudah banyak memiliki stok ikan.

(taryani/sir)