Wednesday, 26 September 2018

Lima Pendemo Bakar Bakar Diri

Jumat, 20 Januari 2012 — 22:19 WIB
bakar-n2

MAROKO (Pos Kota) – Lima pria pengangguran Maroko membakar diri di kota Rabat sebagai bagian dari demonstrasi yang meluas di negeri ini . Mereka protes karena  kurangnya pekerjaan, terutama dari warga lulusan universitas

Tiga pelaku menderita luka bakar yang cukup parah dan langsung dirawat di rumah sakit pada hari Rabu. Dua dari mereka berada dalam kondisi serius, kata aktivis HAM setempat.

Orang-orang itu bagian dari gerakan “pengangguran lulusan universitas”, di seluruh negeri menuntut lapangan pekerjaan. Demonstrasi mereka sering sering diwarnai kekerasan dibubarkan oleh polisi dan telah mengakibatkan bentrokan berkelanjutan di beberapa kota .

Sekitar 160 anggota gerakan telah menduduki gedung administrasi pelayanan pendidikan tinggi selama dua minggu terakhir di kota Rabat. Para pendukung gerakan memberikan logistik dengan akan membawa mereka makanan selama  dua hari terakhir, ketika pasukan keamanan berupaya menghentikan aksi mereka.

“Pihak berwenang mencegah mereka menerima kiriman makanan dan air, sehingga lima orang ke luar untuk mendapatkan makanan dan mengancam untuk membakar diri ,” kata Youssef al-Rissouni dari Asosiasi untuk Hak Asasi Manusia Maroko,  Kamis (19/1).

Sebuah video dipublikasikan oleh grup online menunjukkan kerumunan melemparkan ke kepala polisi terhadap bangunan. Beberapa pemuda pada bangunan kemudian menyiram diri dengan cairan dan melompat turun.

Polisi bersenjata dengan tongkat bergerak untuk menghentikan mereka, setidaknya dua orang yang terbakar dan mulai berjalan sebelum mereka dikelilingi oleh para pendukung dan api membakar tubuh mereka.

Foto-foto menunjukkan pria dengan sebagian besar kulit mereka terbakar. Surat kabar online Goud melaporkan bahwa dua laki-laki memiliki luka bakar tingkat dua dan akan dikirim ke unit luka bakar rumah sakit Casablanca.

BANYAK PENGANGGURAN

Di Aljazair, tingkat pengangguran secara nasional yang dikemukakan resmi hanya 9,1 persen;  sekitar 16 persen untuk lulusan perguruan tinggi dan 31,4 persen dari mereka berusia di bawah 34 tahun.

Pada hari Kamis, pemerintah mengumumkan rencana baru untuk parlemen untuk fokus menciptakan lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan membaik.

Pemerintah Islam yang dipilih pada November lalu, berjanji untuk menciptakan 200.000 lapangan kerja baru tahun melalui investasi publik dan swasta.

Sementara,  ekonomi Maroko secara umum mengalami pertumbuhan yang stabil selama beberapa tahun terakhir yakni sekitar 4 sampai 5 persen namun kondisi real untuk semakin banyak orang muda memasuki angkatan kerja setiap tahunnya.

Aksi bakar diri di Maroko segera mengingatkan aksi serupa di Tunisia yang dilakukan pedagang sayuran kaki lima, Mohammed Bouazizi di kota Sidi Bouzid pada Desember 2010 yang kemudian menjadi simbol dari kedalaman keputusasaan di negeri Afrika Utara dan Timur Tengah.

Pekan lalu, empat orang lagi membakar diri mereka sendiri di Tunisia, termasuk ayah dari tiga anak yang meninggal akibat luka bakar yang dideritanya. (AJ/dms)

 

  • Ninachantika

    Sebentar lagi akan melanda Indonesia, DPR (Dewan Pemeras Rakyat), Pemerintah ( PEjuang MEncari RupIah Nan TAk Henti), sudah tidak berfikir untuk rakyat, tapi untuk pribadi dan golongannya, Kehakiman ( KElompok HAnya KepentIngan MAuNya) tidak lagi punya Nurani. QUO VADIS Indonesia