Imlek, Pawai Barongsai di Karawang

Sabtu, 21 Januari 2012 — 17:28 WIB
kelenteng-sub

KARAWANG (Pos Kota) – Perayaan tahun baru China atau Imlek 2563 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (23/1/2012) mendatang akan dipusatkan di empat kelenteng, salah satu diantaranya kelenteng terbesar dan pertama di bangun di Karawang, Sian Djin Kupoh.

Kelenteng Sian Djin Kupoh, merupakan salah satu dari empat kelenteng serta wihara – wihara yang di pelosok kecamatan akan didatangi ribuan umat Khonghucu di Karawang, pada Minggu (22/1/2012) malam untuk memperingati perayaan imlek Naga Air tahun ini.

Tiga kelenteng lainnya yang digunakan untuk perayaan imlek yaitu kelenteng  Kwan Tee Koen dan Cow Suo Kong dan di wilayah Rengasdengklok perayaan implek dipusatkan di Kelenteng Shia Jin Kong sedangkan wihara – wihara yang ada di tingkat kecamatan juga menyelenggarakan perayaan tersebut.

Salah satu pengurus Bio (Kelenteng), Cow Suo Kong, di Jalan Cinangoh, Dendhi Ananda kepada Pos Kota Sabtu (21/1/2012) petang mengatakan, dipastikan seluruh warga Tionghoa yang tersebar di pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Karawang, pada Minggu malam, akan mengikuti perayaan implek yang dipusatkan di empat Bio dan wihara – wihara yang berada di daerahnya.

Dalam rangkaian acara memperingati Imlek tahun ini juga, pada Hari Persaudaraan para pengurus kelenteng  juga sudah melakukan sumbangan dengan membagikan paket sembako kepada orang yang tidak mampu, ujar Dendhi Ananda.

Sementara itu salah satu pengurus Kelenteng Kwan Tee Koen di Jalan Tuparev,  Hengki Gunawan mengatakan, dalam menyambut Imlek, pengurus kelenteng melakukan berbagai persiapan, seperti bersih-bersih sekitar kelenteng, memandikan patung dewa dan lain-lain.

Menjelang perayaan Imlek, sudah banyak umat Konghucu yang mendatangi kelenteng untuk sembahyang. Puncak perayaan Pada perayaan Imlek akan dilaksanakan pada Senin (23/1).

Warga Tionghoa akan menggelar sembahyang, pesta kembang api dan menyalakan puluhan lampion. Sebagai rangkaian perayaan Imlek, juga akan digelar pawai barongsai dan tandu atau ruwat bumi dengan berkeliling di Kota Karawang, dengan maksud  mengungkapkan rasa syukur terhadap kenikmatan dan yang telah diberikan Tuhan.

(nourkinan/sir)

Terbaru
Terpopuler
Senin, 27 Juli 2015 — 9:54 WIB
Raih Gelar di Rusia Terbuka
Tommy Seharusnya Ikut Kejuaraan Dunia
Raket
Senin, 27 Juli 2015 — 9:52 WIB
Film
Senin, 27 Juli 2015 — 9:44 WIB
Sukses Bawakan Tembang Ulang Aku Tak Biasa
Febie Didatangi Arwah Alda Risma Lewat Mimpi
Musik
Senin, 27 Juli 2015 — 9:39 WIB
GosipSip
Senin, 27 Juli 2015 — 9:35 WIB
Musik
Senin, 27 Juli 2015 — 9:31 WIB
Lainnya
Senin, 27 Juli 2015 — 9:29 WIB
Musik
Senin, 27 Juli 2015 — 9:25 WIB
GosipSip
Senin, 27 Juli 2015 — 9:18 WIB
Musik
Senin, 27 Juli 2015 — 9:12 WIB
Lainnya