Thursday, 22 November 2018

Ada Warung Ganja Mewah di Belanda

Minggu, 22 Januari 2012 — 10:50 WIB
Hilo-n

ULTRECHT – BELANDA (Pos Kota) – Warung penjual narkoba ringan Belanda atau coffeeshop semakin mewah saja. Anda tidak menemukan gambar-gambar Bob Marley di sana.

Musik yang diputar bukan reggae atau hiphop, melainkan jazz. Perabotannya semua mebel desain.

Coffeeshop terbaru, Hi/Lo di Utrecht, lebih suka disebut smoking club (klab tempat orang bisa merokok).

Hi/Lo lebih mirip kafe lounge ketimbang tempat penjualan kanabis atau ganja. Interior klub dirancang biro arsitek, Workshop of Wonders di Utrecht.

Interior yang serasi serta pilihan musik harus menarik publik lain ke coffeeshop trekken, kata Vincente dari Hi/Lo.

“Kami mengincar publik usia dewasa dan berpendidikan tinggi. Kami punya peraturan yang menetapkan tamu harus berusia minimal 21 tahun untuk bisa masuk.”

Undang Undang opium Belanda resmi melarang perdagangan ganja (kanabis). Tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi coffeeshop sehingga bisa melanjutkan kegiatannya.

Mereka misalnya tidak bisa menjual harddrugs – narkoba klas 1. Usia minimum tamu adalah 18 tahun. Coffeeshop boleh menjual maksimal lima gram narkoba ringan per orang dan tidak menyebabkan gangguan.

Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, coffeeshop bisa ditutup (sementara).

SETELAH 20 TAHUN

Hi / Lo adalah warung kopi “high-end” yang baru pertama dari jenisnya di kota ini. Dengan lobi yang mewah, lampu Foscarini dan desain ultra modern, mereka yang datag pertama kali akan mengira sedang masuk lobby hotel berbintang .

Coffeshop ini menarwarkan dua atmosfir: atmosfir surga yang terang, dominan putih  dan menyala, dan atmosfir neraka yang agak gelap dan intim .

“Kami sangat bangga dengan fakta bahwa para tetangga di sini sebelumnya menentang proyek ini, tapi ketika mereka diundang untuk melihat dalam sebagian besar sangat terkesan, berlawanan dari sebelumnya “.-RNW/dm