Wednesday, 21 November 2018

Tumbal Kecemburuan Suami

Rabu, 25 Januari 2012 — 19:35 WIB
nah-ini-25jan12 copy

–  Sanip, 25 (bukan nama sebenarnya), rupanya benar-benar peselingkuh berdarah dingin. Bagaimana tidak? Usai mengencani bini orang, kok bisa-bisanya tidur mendengkur di samping wanita gendakannya. Jainudin, 35 (bukan nama sebenarnya),, menyaksikan bininya tidur seranjang dengan lelaki lain, tentu saja naik pitam. Sanip pun mati jadi tumbal kecemburuan.

Istri yang baik, takkan mengizinkan lelaki bukan keluarga sendiri masuk rumah di kala suami tak ada. Meski sebenarnya tak ada apa-apa di antara keduanya, tapi bisa menimbulkan fitnah. Orang-orang yang bermulut ember dan kena penyakit “setan doyan sambel”, bisa saja melempar dugaan macam-macam. “Di kala suami pergi, si Anu malah menerima tamu lelaki. Jangan-jangan pada anu mereka…..,” begitu dia melempar gosip.

Ternyata Yatminah, 30 (bukan nama sebenarnya), tak punya sensitivitas semacam  itu. Dikiranya semua orang baik-baik saja pada dirinya. Di kala suami tak di rumah, dia suka menerima kehadiran Sanip lelaki tetangga desa. Awalnya sekedar bertanya alamat. Tapi lain waktu kok datang lagi dan datang lagi, macam kucing liar dikasih makan orang.    Karena sopan santunnya baik, Yatminah tak mampu menolak kehadiran Sanip yang menjadi sebuah rutinitas itu.

Istri Jainudin ini lama-lama jadi tahu bahwa kehadiran Sanip ada udang di balik batunya. Diam-diam ternyata lelaki muda itu menaksir dirinya. Celakanya, Yatminah bukan terkaget-kaget dan jengah jadinya, malahan merasa bangga. Ee, ternyata masih ada juga lelaki lain yang ada minat pada dirinya yang sudah kurang bentuk ini. “Udah lah Bleh, layani saja. Buat tambah pengalaman, daripada iseng….,” begitu setan memberi semangat.

Akhirnya sedikit demi sedikit wanita warga Dukuh Bulak Banteng Gang Patriot Surabaya ini memberi lampu hijau. Bahkan dia menyarankan, kalau Sanip main ke rumah sebaiknya pada jam-jam segini saja, di kala suami belum pulang, atau sudah pergi. Tentu saja Sanip kegirangan, karena itu berarti pintu koalisi sudah mulai dibuka. Maka dia pun memastikan, dalam hitungan hari koalisi pasti bisa dilanjutkan dengan eksekusi.

Teori Sanip tidak meleset. Pada kunjungan berikutnya, dia tak sekedar diterima di ruang tamu, tapi sudah masuk ke dalam kamar. Maksudnya, saat Sanip menyusul ke dalam kamar, istri Jainudin ini tidak mengusirnya. Maka yang terjadi selanjutnya bisa ditebak. Keduanya pun mulai berbuat hil-hil yang mustahal. Ujung-ujungnya, aset nasional yang mustinya hanya hak mutlak suami, disisihkan sebagian buat “tamu”-nya.

Indah sekali rasanya dunia ini, khususnya bagi Sanip. Orang lain hanya membayangkan tentang kemolekan Yatminah, kini dirinya bisa menikmati sekalian. Dan bini Jaenudin sendiri, yang semula sedikit ragu, ternyata kini demikian menggebu-gebu. Soalnya ibarat bermain badminton, smash-smash Sanip sangat tajam menukik. Yatminah kebanyakan dicangar terus, bagaimana harus menangkap bola Sanip yang demikian lincah ke sana kemari.

Kemesuman Yatminah – Sanip terus berlanjut. Seperti beberapa malam lalu misalnya, begitu suami pergi Yatminah mengontak doinya. Begitu Sanip tiba, keduanya langsung begituan. Selesai main “bulutangkis” dengan smash-smash tajam menikuk, kok bisa-bisanya Sanip langsung ketiduran. Padahal tak disangka dan diduga, Jainudin balik lagi karena HP-nya ketinggalan. Begitu melihat ada lelaki tidur di samping istrinya, langsung dibangunkan. Ributlah keduanya.

Antara Jainudin – Sanip terjadilah perkelahian. Menang muda, menang perkasa, Sanip semula di atas angin. Tahu-tahu Jainudin ambil pisau dan ditusukkan sebanyak 3 kali ke perut Sanip. Tanpa njaluk banyu (minta air), penjahat kelamin itu pun tewas. Jaenudin kabur ke Bangkalan tempat asalnya. Saat ditangkap polisi di Pasar Tanah Merah, dia mengakui segala perbuatannya.

Habislah nyawa, gara-gara urusan di bawah perut juga. (HS/Gunarso TS)

  • Mochamad

    semoga kita semua dan keluarga,dan saudara kita dijaga oleh Allah SWT . dan kita semua selamat di dunia dan diakhirat .AMIN

    Allohumma Solli Ala Sayyidina Muhammadin Wa ALa Alihi Wa Sohbihi wasallim Adadama Kholaqollohu

  • http://www.pejuangislam.com/ Mochamad

    semoga kita semua dan keluarga,dan saudara kita dijaga oleh Allah SWT . dan kita semua selamat di dunia dan diakhirat .AMIN

    Allohumma Solli Ala Sayyidina Muhammadin Wa ALa Alihi Wa Sohbihi wasallim Adadama Kholaqollohu

    Website seorang Ulama cocok buat untuk yang ingin bertanya tentang seputar agama islam (ilmu Fiqh, atau hal yang lain)

  • Zeni_muhammad

    di cium kening,gelisa di cium pipi resah,di cium bibir pasrah,di cium dada mendesah,di cium pusar menggairah eh giliran saja udah pada ogah

  • http://www.permatabank.net/ Permatabank.NET Review

    ada ada saja godaan setan