Sunday, 18 November 2018

Kita vs Korupsi

Sabtu, 28 Januari 2012 — 7:20 WIB
inefebriyanti

EMPAT judul film pendek yang mengangkat tema kejahatan korupsi, dibalut dalam satu judul film panjang bertajuk  Kita versus KPK. Keempat film pendek tersebut digarap empat sutradara berbeda, yaitu   Rumah Perkara disutradarai Emil Heradi, Aku Padamu digarap sutradara Lasja F. Susatyo, Ine Febriyanti menggarap film Selamat Siang, Risa dan Psstt… Jangan Bilang Siapa-Siapa ditangani sutradara Chairun Nissa.

Film tersebut adalah bagian dari kampanye anti korupsi yang diproduksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Film ini lahir dari kontempelasi teman-teman di KPK, bagaimana memberantas korupsi yang telah menggurita secara sistemik selain dengan cara berbasis hukum tapi juga budaya, seperti film,” kata Busyro selaku  produser eksekutif.

Dia berharap film ini berharap dapat menyentuh nurani para koruptor, mencegah niat seseorang untuk melakukan tindak korupsi, serta  menyentuh nurani keluarga sebagai basis moral utama untuk melawan korupsi.

CERITA RINGAN

Keempat film tersebut menyuguhkan alur cerita yang ringan, bahkan terlalu sering kita tonton di film televisi.  Film pertama bertutur tentang Yatna, lelaki yang ngotot ingin jadi lurah. Dia pun menebar janji-janji manis pada warga desa.

Ketika terpilih, dia melupakan janji itu. Dia  mengusir satu per satu warga dari desa dan menjual lahan desa untuk dibangun perumahan mewah. Tetapi,  seorang janda bernama Ella (Ranggani Puspandya) tak mau  menyerahkan surat tanahnya. Dia tetap bertahan, meski pihak pengembang  mengancam akan menggusur rumahnya.

Film  Aku Padamu mengungkap soal kasus sogok menyogok di kalangan bawah. Adalah sepasang kekasih, diperankan  Nicholas Saputra dan Revalina S. Temat, yang terganjal  rencana pernikahannya karena tidak memiliki Kartu Keluarga. Si   pemuda mencoba menyogok karyawan  KUA. Tetapi kekasihnya tak setuju.

Selanjutnya film Selamat Siang Risa! bercerita tentang kejujuran dan ketegaran hati seorang lelaki dari godaan suap. Adalah Woko (Tora Sudiro),  penjaga gudang dengan gaji pas-pasan, tapi dia berusaha untuk menolak suap yang diajukan seorang pengusaha penimbun beras untuk menyewa gudang itu.

Woko berupaya menolak meski dia tahu istrinya (Dominique Diyose) sedang berjuang mencari cara untuk mengobati anak mereka yang sakit.

Dan, film keempat  Psssttt… Jangan Bilang Siapa-Siapa berkisah mengenai tiga pelajar SMA, Olla (Alexandra Natasha), Gita (Nasha Abigail) dan Siska (Selvi Dawsen) yang memiliki pandangan berbeda mengenai pengelolaan uang.

Olla dengan mudah melebihkan permintaan uang kepada orang tuanya yang ternyata juga melakukan penggelapan uang di tempat kerjanya. Gita justru rajin menabung dan  sabar menunggu hasilnya selama setahun untuk membeli kamera idamannya.

Film  hasil kerja sama KPK, organisasi Transparency International Indonesia, Management Systems International, USAID dan Cangkir Kopi ini akan ditayangkan secara bergiliran di 17 kota mulai akhir Januari 2012, di bioskop, kampus, instansi pemerintah, stasiun televisi lokal dan televisi nasional. (Anggara/dms)

Judul : Kita versus Korupsi
Pemain: Nicholas Saputra dan Revalina S. Temat)
Sutradara : Ine Febriyanti, Emil Heradi, Lasja F. Susatyo Chairun Nissa