Selasa, 31 Januari 2012 08:55:52 WIB

Terlibat Penembakan, Pencuri Motor Mati Didor

ilustrasi-pistol

TANGERANG (Pos Kota) – Terlibat penembakan terhadap korbannya di depan Klinik Ananta Jalan Raya Ceger, Kel. Jurang Mangu Timur Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (18/1) lalu. Satu dari Lima pelaku pencurian sepeda motor mati didor, sedangkan tiga pelaku lainnya terpaksa ditembak kakinya karena berusa kabur ketika akan ditangkap oleh tim Resmob Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Jenazah Herman,25, kemudian dibawa petugas ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sementara Rusdi,24, Julian,19, dan Ridwan,25, terpaksa ditembak di bagian kaki. Sedangkan Mardiansyah langsung menyerah kepada petugas. Kini ke empat tersangka lainnya tengah dimintai keterangan di Polres Kota Tangerang.

Dalam penggerebekan yang dilakukan tim Resmob Polsek Pondok Aren dan Polres Kota Tangerang di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang tersebut, polisi mengamankan barang bukti 3 unit sepeda motor, 2 kunci letter T dan sebuah kunci letter Y yang biasa digunakan komplotan ini beraksi.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Victor Alexander Lateka mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat jika pelaku penembakan terhadap Dennis HP di depan Klinik Ananta Jalan Raya Ceger, Kel. Jurang Mangu Timur Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan tengah bersembunyi di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/1) dinihari.

Mendapat informasi tersebut, tim Resmob Polsek Pondok Aren yang di pimpin Kanit Reskrim Ipda David Yunior Kanitero bersama Resmob Polres Kota Tangerang langsung bergerak menuju tempat persembunyian Herman Cs.

“Kami mendapat informasi jika Herman, pelaku pencurian sepeda motor yang menembak korbannya di depan Klinik Ananta tengah bersembunyi disana. Anggota pun langsung bergerak setelah mendapatkan informasi berharga tersebut,” ungkap Victor ketika dihubungi Pos Kota.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas kepada komplotan asal Lampung tersebut. Pasalnya ketika akan dilakukan penangkapan, Herman Cs berusaha melarikan diri. Petugas pun terpaksa melepaskan tembakan ke dada Herman setelah tembakan peringatan tak digubrisnya. Sedangkan tiga pelaku lainnya tersungkur setelah sebutir timah panas bersarang di kakinya.

Victor menambahkan, Komplotan Herman Cs ini dikenal sangat sadis ketika menjalankan aksi kejahatannya. Terbukti ketika sedang mencoba merampas sepeda motor Yamaha Mio B 6157 WEK milik Dennis,30, yang saat itu diparkir didepan Klinik Ananta. Dennis sendiri terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena paha kirinya ditembak oleh Herman.

“Herman ternyata pelaku penembakan terhadap Dennis, pemilik sepeda motor di depan Klinik. Itu terbukti dari keterangan pelaku lainnya dan saksi mata,” ungkap kapolsek.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lainya yang belum tertangkap. Senjata api rakitan yang digunakan komplotan ini juga masih dipegang pelaku lainnya.  “Kami masih memburu pelaku lainnya yang belum tertangkap, pasalnya mereka masih memegang senjata api rakitan,” singkatnya.

Seperti diberitakan Pos Kota Rabu (18/1) lalu, dua pelaku pencurian sepeda motor menembak korbannya di depan Klinik Ananta di Jalan Raya Ceger, Kel. Jurang Mangu Timur Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan. Korban atas nama Dennis menderita luka tembak dibagian paha setelah sebutir timah panas menembus paha kirinya.

(C3/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.