Saturday, 25 May 2019

Usir Anak Isteri, Lalu Bunuh Diri

Jumat, 3 Februari 2012 — 19:46 WIB
Gandir-n

BANDUNG (Pos Kota) – Sepekan usai mengusir  isteri dan anaknya, seorang suami Rijki Ali,22, yang mengontrak kamar di Kampung Pangipasan, Soreang, Kabupaten Bandung ditemukan  tewas gantung diri  Jumat (3/2).

Polisi yang melakukan pemeriksaan di TKP mengamankan sepucuk surat yang isinya rencana gantung diri sang suami itu. Setelah dilakukan identifikasi, mayat Rijki dibawa ke RSHS Bandung.

“Korban nekat melakukan gantung diri tiga hari lalu. Kondisi tubuhnya sudah mulai membusuk,” kata salah seorang anggota polisi dari Polres Bandung.

Salah seorang warga Tarmana, 45, menyebutkan,  terungkapnya kasus bunuh diri yang dilakukan korban berlangsung Jumat siang, warga setempat heboh lantaran mencium bau bangkai yang bersumber dari kamar yang dikontrak korban.

Bahkan, warga setempat mempertanyakan Rijki yang sudah tiga hari tak pernah keluar rumah. “ Kami mengetuk tiga kali pintu kamar. Berhubung tak ada jawaban, pintu itu dijebol. Saat terbuka semua warga Setelah  pintu terbuka warga pun kaget karena Rijki yang tak pernah keluar rumah tiga hari sudah tewas gantung diri. Tubuhnya sudah membusuk sehingga menimbulkan bau menyengat,” kata Tarmana.

Korban lanjutnya, gantung diri menggunakan tali raffia kemudian ujungnya diikatkan ke kusen kamar. “Polisi yang melakukan pemeriksaan mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit,” katanya.

Tarmana menjelaskan, dugaan sementara korban nekat gantung diri karena ada masalah dengan isterinya. Empat hari lalu isteri dan anaknya mendatangi kamar itu kemudian pulang lagi sambil menangis.

Setelah isterinya pulang, Rijki tak bergairah dan terus ngurung diri di kamar. “Rijki hilang tiga hari, tahu-tahunya bunuh diri dan tubuhnya pun sudah mulai membususuk,” ungkapnya. (dono/dms)