Wednesday, 21 November 2018

Kemenhub Cabut Izin Terbang 4 Pilot Lion Air

Selasa, 7 Februari 2012 — 0:10 WIB
iluskemenhub

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Perhubungan. (Kemenhub) mencabut lisensi atau izin terbang empat pilot Lion Air yang tertangkap tangan mengggunakan narkoba. Selain itu perusahaan maskapainya Lion Air mendapat teguran keras.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub, Harry Bakti S.Gumay menegaskan pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pilot yang menjadi pelaku pegguna narkoba. Sebab, tidak hanya mengancam keselamatan penumpang pesawatnya tapi juga mencoreng nama baik industri penerbangan nasional.

“Kami sudah mencabut ijin terbang pilot SS dan tiga pilot Lion Air lainnya,” aku Harry. Soal pemecatan sepenuhnya tanggung jawab airlines,”kata Herry , Senin sore.

Terkait ancaman tersebut, Kemenhub akan mengeluarkan peraturan keselamatan Civil Aviation Safety Regulation yang mengatur tentang program pengawasan penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang khusus penerbangan.

Peraturan Civil Aviation Safety Regulation (CASR) No.120 mengatur tentang
drugs and alcohol control programs (program pengawasan penggunaan obat terlarang dan alkohol) dan ditarget terbit dalam dua bulan kedepan. Program ini diterapkan secara menyeluruh.

Menurutnya, CASR 120 mengacu pada peraturan keselamatan penerbangan internasional yang diadopsi menjadi Peraturan Menteri Perhubungan yang akan menjadi regulasi baru dan kemungkinan dua bulan ke depan aturan ini diteken dan diterbitkan, karena saat ini drafnya sedang disusun.

Herry juga menegaskan pemerintah telah menegur keras maskapai Lion Air, namun diakui pihaknya tidak bisa memberikan sanksi.

Dikatakannya, maskapai tidak sepenuhnya salah karena tidak bisa memantau semua kegiatan para pilot dan krunya selama 24 jam Sedangkan Lion Air sendiri sebenarnya sudah mempunyai pogram cek narkoba yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali.

Saat ini Lion Air memiliki 500 pilot. Dari jumlah itu, kata Herry sudah 200 pilot dilakukan chek narkoba melalui urinenya.

Untuk meningkatkan pengawasan, Kemenhub sendiri akan melakukan random cek bagi pilot yang hendak terbang untuk sejumlah maskapai Tanah Air dalam waktu minggu depan.

Tertangkapnya pilot SS merupakan kasus ketiga yang melanda maskapai Lion Air. Pada 10 Januari 2012 lalu, BNN juga telah menangkap pilot Lion Air bernama Hanum Adhyaksa di sebuah kamar karaoke Grand Clarion Makassar, Sulsel.

Kemudian pertengahan 2011, pilot Lion Air lainnya bernama Muhammad Nasri tertangkap basah tengah berpesta sabu bersama rekan-rekannya di Apartemen The Colour, Modernland, Kota Tangerang.

Padahal, untuk mendapatkan sertifikat kesehatan, penerbang harus lulus ujian kesehatan yang salah satunya harus bebas dari zat kimia dan alkohol. (dwi/b)