Friday, 21 September 2018

Komisi III DPRD Purwakarta Kuningi Penambang Batu

Selasa, 7 Februari 2012 — 21:00 WIB
DPRD Purwakarta-n

PURWAKARTA (Pos Kota) – Pimpinan dan enam anggota Komisi III DPRD Purwakarta melakukan kunjungan kerja ke PT Selo Agung, perusahaan penambangan batu di Desa Pamoyanan Kec Plered, Kab Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (7/2).

Kunjungan itu sebagai tanggapan atas munculnya keluhan warga setempat terkait kegiatan ekspoitasi pertambangan diwilayahnya.

Ketua Komisi III DPRD Purwakarta Yayan Jalaludin menyebutkan, pihaknya merasa perlu turun langsung ke lokasi usaha penambangan batu PT Selo Agung ini guna mendengar keterangan dari direksi PT Selo Agung menyusul munculnya keluhan warga disekitar lokasi tambang ini.

” Komisi III membidangi pertambangan tentunya harus tahu apa yang belakangan ini menjadi keluhan masyarakat disini. Seberapa besar sih dampak positif dan negatif bagi masyarakat Pamoyanan atas keberadaan lokasi tambang didesa ini,” katanya.

Manajer Umum PT Selo Agung H Ahmad Suratman mengatakan, dalam melakukan kegiatan penambangan di area pegunungan seluas 11,5 hektar tentunya segala prosedur telah ditempuh dari mulai ijin kegiatan penambangan dari Distamben Purwakarta hingga izin peledakan (blusting) mempergunakan bahan peledak dari institusi kepolisian.

“Kami membuka usaha disini sejak tahun 2004 silam. Tentunya usaha kami ini legal,” kata Ahmad seraya memperlihatkan sejumlah dokumen perizinan kepada pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Purwakarta.

Kunjungan kerja ke lokasi PT Selo Agung pun dihadiri pula Kades Pamoyanan Endang, tokoh agama Kp Cimalaka Desa Pamoyanan Ustadz Djamal dan tokoh pemuda di Kp Babakan Cagak, Jaji.

Kades Pamoyanan Endang mengemukakan,dampak negatif dan positif dengan adanya lokasi penambangan sudah barang tentu pasti ada. Hanya saja, diakui Kades, lebih banyak dampak positif untuk kesejehteraan masyarakat sekitar.

” Tapi kita pun tak menafikan dampak negatif dari penambangan pasti selalu ada seperti debu abu,” ungkapnya.

Lebih jauh Kades mengakui, bahwa banyak yang telah nikmati kehadiran perusahaan tambang di Pamoyanan ini. Semisal, perusahaan memberi bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi di SDN Pamoyanan. Mereka pun cepat merespon apa yang menjadi keinginan masyarakat.

” Tingkat kepedulian Selo Agung cukup besar bagi masyarakat di Pamoyanan. Tak hanya bidang pendidikan, di bidang keagamaan pun kerap memberi bantuan serta merespon cepat bila ada rumah warga terkena batu beterbangan ditimbulkan blusting (peledakan) di lokasi tambang. Semisal genting pecah, Selo Agung cepat memberikan ganti rugi,” papar Kades Endang.

Dengan kata lain, lanjut Endang, munculnya keluhan sebagaimana yang Komisi III DPRD terima, samasekali tidak benar. ” Kami berbicara fakta. Warga kami pun disini baik baik saja dan tak merasa dirugikan. Jadi kami heran, ketika diluar sana ramai warga Pamoyanan resah,” pungkasnya. (dadan/dms)