Friday, 16 November 2018

Muspida Purwakarta Bahas Tawuran Pelajar

Jumat, 10 Februari 2012 — 16:52 WIB
dim102

PURWAKARTA (Pos Kota) – Tawuran antar-pelajar SMK di Kab Purwakarta juga menjadi topik pembahasan di tingkat Muspida Purwakarta. ” Kami merumuskan langkah langkah untuk meredam maraknya aksi tawuran pelajar SMK di wilayah ini,” ujar Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arm Fauzi Kamil, usai acara silaturahmi antara muspida dan tokoh lintas agama di kantornya .

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Bahtiar UP menjelaskan, aksi tawuran antarpelajar perlu penanganan bersama. Pihaknya kini, lanjut Kapolres, tengah melakukan tiga pendekatan guna meredam aksi tawuran pelajar diantaranya melalui pendekatan edukatif preentif, preventif dan represif.

“Tiga pendekatan ini yang kini tengah kita lakukan,” terang Kapolres dihubungi Pos Kota, Jumat (10/2) siang.

Berdasarkan hasil pengawasan, pelajar yang kerap tawuran ini berasal dari dua sekolah SMK. ” Pelajar dari 2 SMK ini yang kerap terlibat tawuran. Mereka terlibat tawuran di sejumlah tempat sehingga terkesan menonjol, padahal kelompok itu itu juga yang sering terlibat tawuran,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Bahtiar mengatakan, polisi kini gencar memasuki sekolah sekolah menengah kejuruan guna membantu dan mencari tahu seputar trend tawuran antarpelajar. Dari lingkungan sekolah, sambung Kapolres, polisi mengindetifikasi karakter pelajar SMK yang berpotensi terlibat tawuran sekeluarnya dari lingkungan sekolah.

“Dari semuanya ini kita bisa simpulkan permalasahan apa yang dihadapi siswa sekolah kejuruan ini sehingga kerap tawuran. Solusinya kita cari bersama sama dengan guru guru disekolah,” imbuhnya.

Sebaliknya, kelompok pelajar yang bikin onar pun jadi bulan bulanan masyarakat bila tertangkap tangan saat tawuran pelajar ini pecah disuatu tempat.

Seperti terekam Pos Kota sepekan lalu, dua kelompok pelajar dari 2 SMK terlibat tawuran di Jl Veteran tepat depan Pospol Kebon Kolot, berhasil dilerai warga setempat. Hanya saja berakhir dengan aksi pengeroyokan warga terhadap pelajar yang diamankan hingga babak belur. ” Kami berharap pihak terkait cepat menanggulangi maraknya tawuran ini sebelum ada jatuh korban jiwa,” saran warga, Daup. (dadan/b)

Teks : Dandim Purwakarta Fauzi Kamil