Pria Potong Kemaluan Belum Dibesuk Mantan Pacar

Jumat, 10 Februari 2012
pisau-berdarah

LAMPUNG (Pos Kota) – Pasca opersi, kondisi Suwidyo yang memotong kemaluannya sudah mulai bisa membuka matanya. Tatapannya kosong, bantuan pernafasan oksigen masih berada di hidungnya. Tidak sedikitpun suara keluar dari mulutnya. Keluarganya terlihat bolak-balik gelisah menunggu perkembangan kondisi Suwidyo, pada Jumat (10/2/2012).

Sampai hari ini Eis mantan pacar Suwidyo tidak terlihat menjenguk sejak hari pertama.

“Kondisi Suwidyo sudah mulai sadar  dari kritisnya namun belum bisa berbicara, sesekali hanya memejamkan dan membuka mata saja ketika ditanya. Untunglah nyawa keponakan saya masih bisa diselamatkan, kasihan dia harus kehilangan kemaluannya hanya karena gara-gara perempuan yang begitu dicintainya,” ujar paman Suwidyo.

Sebelumnya diberitakan, diputus pacar, seorang tukang ojek Suwidyo ,30, memotong alat kelaminnya sendiri hingga putus lalu menusukkan pisau ke perut hingga usus terburai sampai kondisinya kritis di rumah pamannya di Bandarjaya, Lampung Tengah, pada Rabu (8/2) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban merupakan warga Desa Wiyono, Gedongtataan, Pesawaran ini kontan membuat panik pamannya yang menjerit-jerit minta tolong sehingga tetangganya berdatangan menolong korban dengan membawanya ke RS Yukum, Lampung Tengah.

Menurut Sunarto ,45, menjelaskan bahwa Suwidyo berdomisili di Wiyono, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, menginap di rumahnya.  Kedatangan Suwidyo sendiri untuk menemui kekasihnya yang tinggal tak jauh dari kediaman sang paman di Bandarjaya.” Pulang dari rumah pacarnya keponakan saya terlihat sedih ketika saya tanya baru diputus cintanya. Sejak itu keponakan saya masuk ke dalam kamar dan tidak keluar. Tiba-tiba saja  saya mendengar keponakan saya menjerit lalu saya dobrak pintu dan mendapatkannya sudah bersimbah darah dengan usus terburai dan alat kelaminnya putus. Dalam kondisi kritis saya dan tetangga membawanya ke rumah sakit,” kata Sunarto.

Saat dokter yang menangani Suwidyo, dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat menyambung alat kelamin yang terpotong karena sudah terlalu lama. Korban dioperasi hanya untuk menghentikan pendarahannya.

Sementara itu, pacar korban Eis ,23, mengaku tidak menyangka kalau pacarnya melakukan perbuatan senekat itu. Eis terpaksa memutuskan cinta mereka karena orang tua tidak setuju hubungan mereka berlanjut ke jenjang pernikahan.

Adapun kondisi Suwidyo sampai hari ini belum juga sadar pasca operasi yang dilakukan tim dokter yang mencoba menghentikan pendarahan akibat kemaluannya yang dipotong.

Tampak keluarga Suwidyo terlihat mondar-mandir di depan ruang operasi dan bolak balik bersama perawat mengantarkan kantong darah untuk Suwidyo.

(koesma/sir)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.