Sabtu, 11 Februari 2012 00:52:27 WIB

Permintaan Kapolres Bogor

Rumah Sakit Jangan Persulit Korban Bus Maut

tewas102

CISARUA (Pos Kota)- Semua korban luka akibat kecelakaan maut yang menimpa Bus Karunia Bhakti Nopol Z 1795 DA karena hilang kendali di turunan tajam Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor harus ditangani pihak rumah sakit dengan maksimal. Jangan ada yang mempersoalkan biaya pengobatan.

Hal itu ditegaskan Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Heri Santoso mengenai biaya peratawan sekitar 95 korban luka akibat tabrakan maut tersebut. Seperti diketahui akibat tabrakan itu selain menyebabkan korban luka yang cukup banyak juga menyebabkan 14 orang meninggal dunia.

“Saya minta pihak rumah sakit jangan mempersulit pelayanan terhadap korban karena biaya. Soal biaya nanti dibicarakan,”imbau Heri Santoso.

Data yang diperoeh korban luka yang ditangani rumah sakit antara lain 7 orang di RS Sentra Media, 43 orang di RS Ciawai dan 43 lagi di RS Paru Cisarua. Namun beberapa korban dipindahkan oleh keluarga ke beberapa rumah sakit dengan berbagai alasan.

Diketahui salah satu korban tewas adalah sopir Bus Doa Ibu yang ikut diseruduk oleh Bus Karunia Bhakti. Sedangkan nasib sopir pembawa petaka itu belum jelas. Terjadi kesimpangsiuran di lokasi kejadian.

Ada informasi menyebutkan sopirnya ikut jadi korban. Namun Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Bayuseno sopir tersebut melarikan diri dan hingga tadi malam sudah dibentuk ti, untuk melacaknya.

Kronologi kecelakaan maut itu, Bus Karunia Bhakti melaju dari Puncak menuju Bogor oleng saat melintras di sekitar Pasar Cisarua yang jalannya menurun. Kendraan itu menabrak Bus Doa Ibu yang datang dari arah berlawanan lalu menyeruduk minibus APV, sedan Livina dan angkot serta enam motor lainnya. Sejumlah lapak pedagang yang ada di pinggir jalan ikut ditabrak.

Selanjutnya, bus menghantam tinga listrik hingga penerangan di daerah itu mendadak gelap. Bus maut itu terus melaju menyeruduk Avanza yang parkir di depan warung bakso di dekat Jl. Ojo Lali. belum juga berhenti, kendaraan itu menabrak warung bakso yang berada di antara warung nasi Padang dan Bank Mandiri, Cisarua.

Mobil baru berhenti masuk jurang sekitar 10 meter dengan posisi menugging nyaris berdiri. Bagian depan bus berada di bawah menghadap Vila Syailendra dan bagian belangnya di atas. Roda bus tampak menyakut di bank. (yopi/b)

Teks : Korban tewas akibat kecelakaan di Cisarua

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.