Friday, 23 August 2019

Sekeluarga Keracunan Nasi Goreng

Sabtu, 11 Februari 2012 — 16:28 WIB
cun112

BANDUNG (Pos Kota) – Enam anggota keluarga warga Kampung Nagrak, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat dilarikan ke RS Jaya Giri. Mereka diduga kuat keracunan nasi goreng yang disantap , Sabtu.

Tim medis rumah sakit menduga nasi itu sudah basi dan sudah jamuran. Ayi Sutisna,35, peternak sapi, kepada polisi menjelaskan, keenam korban merupakan anggota keluarganya masing-masing, Imas,30, (isterinya), tiga anaknya Cantiwa,6, Wida,5, serta Rahmat,3. Sedang dua korban lainnya Toto,70, mertua, dan Asep,10, keponakan. “ Setelah muntah-muntah dan terserang sakit perut, kami langsung membawanya ke rumah sakit,” tambahnya.

Dugaan keracunan nasi goreng, ujar dia, berawal dari anak paling besar Cantiwa, mendadak sakit perut dan muntah-muntah saat mau berangkat sekolah. Selang beberapa menit, kejadian serupa diderita Wida dan Rahmat.

Bahkan, empat menit kemudian sekitar pukul 07.15, mertua Toto dan keponakanya Asep mengalami gejala sama. Dengan adanya sakit perut massal, Ayi yang sedang sibuk mengurus ternaknya memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Imas, ketika ditanya polisi mengakui, Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 membuat nasi goreng untuk sarapan anak-anak.

Nasi yang digoreng, paparnya, sudah dua hari disimpan di bakul plastik, kemudian digoreng serta dikasih bumbu, minyak, kecap, garam, dan penyedap. Dia membantah kalau nasi itu sudah bau dan basi.

Pihak kepolisian maupun tim medis menduga kuat sakit perut, muntah dan pusing yang dialami para korban akibat nasi yang disantap mereka sudah basi. “ Kami sudah mengambil sampel nasi goreng utuk diperiksa di labolatorium kesehatan,” kata salah seorang anggota polisi Polsek Lembang. (dono/b)

Teks : Ilustrasi keracunan