Wednesday, 19 September 2018

76 Persen Angkutan Tidak Laik Jalan

Selasa, 14 Februari 2012 — 0:05 WIB
ilus76persen

JAKARTA (Pos Kota) – Maraknya kecelakaan yang terjadi beberapa waktu terakhir yang menyebabkan korban tewas, membuat Pemprov DKI ikutan was-was. Terlebih sampai saat ini masih terdapat 8.428 unit atau 76 persen dari 11.091 angkutan tidak laik jalan masih seliweran di jalan ibukota.

Dari jumlah tersebut hanya 2.663 angkutan yang rutin melakukan uji KIR secara berkala. Terkait hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, instruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI untuk memperketat pengawasan melalui uji KIR.

“Uji KIR terhadap seluruh angkutan merupakan kegiatan yang tidak dapat ditawar oleh pengusaha ataupun pihak tertentu. Saya sudah hubungi Pristono (red-Kepala Dinas Perhubungan DKI) agar terus lanjutkan soal uji KIR,” tegas Fauzi Balaikota, Senin (13/2).

Kepada Kadishub, orang nomor satu di ibukota ini menyatakan, bahwa seluruh pemilik usaha angkutan tetap berkewajiban memeriksakan kendaraannya secara berkala. Sehingga, saat mulai dioperasikan, keadaan kendaraan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan-ketentuan sekaligus dapat meminimalisir angka kecelakaan.

Kepala Dishub DKI Jakarta Udar Pristono, mengatakan jajarannya terus melakukan penindakan angkutan yang tidak taat aturan itu. Diantaranya melalui operasi lapangan di berbagai jalan protokol dengan berpindah-pindah di lima Suku Dinas (Sudin) Perhubungan di DKI Jakarta setiap Selasa dan Kamis dengan melibatkan polisi dan garnisun (militer). “Sanksi tegas berupa pengandangan akan diberikan pada angkutan yang membandel. Terutama angkutan yang tidak laik jalan,”

Adapun uji kir meliputi, kondisi fisik bus, air conditioner, rem, serta kelengkapan surat administrasi, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Tindakan tegas ini diberlakukan lantaran banyaknya keluhan masyarakat akan kualitas angkutan umum yang beredar di Jakarta. Dari pantauan Pos Kota, sangatlah mudah menemukan bus bobrok beroperasi di ruas jalan ibukota. Seperti, mengeluarkan asap hitam pekat yang membuat polusi udara, bodi keropos, ban gundul, terlihat kaca pecah. Apalagi tak jarang ditemukan kasus pengemudi ugal-ugalan dalam menjalankan kendaraannya.(guruh/b)

  • Grandis

    hehehehe,…saya hanya bisa tertawa kecil dan didalam hati,..
    kemarin2 kemane aje bang Fauzi ????