Tuesday, 20 November 2018

50 Persen Angkutan Tidak Laik Jalan

Kamis, 16 Februari 2012 — 0:03 WIB
ilus50persen

KARAWANG (Pos Kota) – Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendadak, petugas gabungan dari Satlantas Polres Karawang, Dishub dan petugas Kesehatan Karawang, puluhan kendaraan bus antar kota dari arah Bandung – Bekasi dan dari arah Cikampek – Jakarta, saat itu banyak yang dinyatakan tidak laik jalan. Pemerikaan mendadak melakukan pemeriksaan di Terminal Klari Karawang, Rabu (15/2) siang

Penumpang dari dua bus terpaksa diturunkan di terminal kemudian dipindahkan ke bus lainnya. Ini dilakukan karena kondisi ban sudah retak dan pecah-pecah, bisa membahayakan keselamatan penumpang.

Petugas Satlantas dan Dishub yang melihat kondisi ban Bus Warga Baru jurusan Cikampek – Jakarta tersebut, selain memberikan tanda dengan cat semprot di ban yang rusak , juga awak busnya supaya kembali ke pool mengganti ban yang rusak dengan yang baru.

Berdasarkan pemantauan Pos Kota bus antarkota yang biasa melayani trayek Cikampek – Bekasi – Jakarta dan Bandung – Bekasi, melalui Karawang yaitu Bus Primajasa, Warga Baru dan Giri Indah, sedangkan mikro bus hanya melayani trayek Subang – Cikampek – Cikarang – Bekasi.
Pada waktu pemeriksaan mendadak, petugas selain memeriksa kelaikan kendaraan dengan memeriksa fisik kendaraan, terutama rem dan bannya, juga memeriksa kesehatan satu persatu sopir bus yang hari itu masuk terminal bus Klari. Mereka di tes urine (air kencingnya), matanya, tensi darah serta kesehatan fisiknya, oleh petugas dari Dinas Kesehatan Karawang.

Kepala Dinas Perhubungan Karawang, Drs. Rochuyun, mengatakan, pemeriksaan mendadak petugas gabungan dari instansi terkait yaitu Satlantas Polres Karawang, Dishub serta dari Dinas Kesehatan Karawang, bukan dilakukan hanya hari ini (Rabu red) tetapi akan terus dilakukan pada waktu waktu tertentu.

Ini merupakan upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan banyak korban jiwa, terutama akibat kendaraannya tidak laik jalan. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat human error (akibat ulah pengemudinya).

Pengemudi tersebut, pada saat itu pemeriksaan mendadak, akan diperiksa kesehatannya dan di tes urine, dikhawatirkan bisa celaka akibat pengemudinya pemakai Narkoba, ungkap Rochuyun, yang sekitar sepekan menjabat Kadishub Karawang, setelah sebelumnya sebagai Kasatpol PP Pemkab Karawang.

50 PERSEN

Kasatlantas Polres Karawang, AKP. Wadi Sa’bani mengatakan, setelah dievaluasi hasil pemeriksaan mendadak terhadap bus dan mikro bus yang datang dari arah Cikampek menuju Bekasi dan Jakarta diketahui 50 persennya dinyatakan tidak laik jalan, terutama bannya yang sudah rusak.

“Kami memeriksa kesehatan pengemudinya terutama tensi darah dan tes urine, karena dikhawatirkan mereka memakai narkoba dan miras, sebagai mana diketahui belakangan ini, banyak korban jiwa akibat kecelakaan. Pengemudinya mabuk atau ngantuk (human error) serta karena kendaraanya tidak laik jalan,” tambah AKP. Wadi Sa’bani. (nourkinan/b)