Uli Auliani, Spesialis Film Horor

Jumat, 17 Februari 2012
Uli-n

SEJAK memproklamirkan diri sebagai pemain film, Uli Auliani selalu melakoni adegan-adegan seks, buka-bukaan baik di film horor maupun komedi.

Tetapi, sebagian besar film yang melibatkannya adalah bergenre horor, dan selalu pula melakukan adegan syur. Lihat saja di film  Legenda Sundel Bolong (2007), Pulau Hantu 2 (2008), Setan Budeg (2008) dan Pocong Setan Jompo (2009).

Uli Auliani di depan poster filmnya, yang baru Rumah Hantu Pasar Malam

“Muka gue horor kali, ya,” katanya bercanda saat ditemui di Planet Hollywood XXI usai preview film produksi MVP Pictures tersebut, kemarin. “Aku juga nggak tahu kenapa selalu dapat tawaran film horor. Tapi, aku sih melihat dari sisi ceritanya,” katanya lagi.

Dia mengaku belum ada produser dan sutradara yang menawarinya main film drama. “Mungkin karena aku jutek dan wajahku seksi, jadi agak susah main drama,” tuturnya.

Dia pernah main di film drama berjudul Skandal. Tetapi, film itu lebih banyak mengumbar kemulusan, kemontokan tubuhnya serta wajah seksinya. Di film tersebut, Uli lebih banyak melakoni adegan seks.

TARI JAIPONG

Film terbarunya berjudul Rumah Hantu Pasar Malam. Juga film horor. Berperan sebagai penari jaipong bernama Intan, yang beberapa kali melakukan adegan syur. Perannya itu yang membuatnya harus belajar menari. Tapi, tidak sulit baginya melakukan itu.

“Ya, nggak pake  observasi. Paling  hanya bertanya sama  orangtua. Karena, kebetulan orangtua ku dulu pernah mengajar jaipong. Papa aku pun pernah bergabung dengan kesenian jaipong,” akuinya. “Papa aku juga kenal banyak penari jaipong. Jadi aku tahu bagaimana tata cara tari jaipong,” tuturnya.

Main film horor, risikonya dibayang-bayangi hal-hal gaib. Itu pula yang dialami Uli Auliani. “Di film ini banyak banget gangguannya. Beberapa kali aku melihat sesuatu berkelebat. Malah pernah aku merasa ada yang mengikuti sampai ke kamar hotel. Tapi, karena aku orangnya cuek banget, jadi nyantai aja,” akui Uli yang juga coba-coba jadi penyanyi. (anggara/rf)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.