Thursday, 23 May 2019

Masjid Luar Batang Semrawut

Minggu, 19 Februari 2012 — 23:59 WIB

PENJARINGAN (Pos Kota) – Pengunjung Masjid dan Maqam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus di Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara meminta pemerintah untuk segera menata kawasan tersebut.

Ini perlu dilakukan karena akhir-akhir ini kawasan tersebut terlihat semrawut karena disekeliling masjid dipenuhi puluhan pedagang menggelar dagangannya sembarangan.

Kawasan masjid Luar Batang yang terlihat semrawut dan minta supaya dibenahi oleh pemerintah. (wandi)

Selain itu juga banyaknya para pengendara yang memarkirkan kendaraan sembarangan sehingga menjadi sempit.

“Hampir setiap hari masjid ini selalu ramai di kunjungi warga dari berbagai belahan dunia. Kedatangannya selain untuk  berziarah juga untuk melihat dari dekat makam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus. Untuk menata lingkungan di sekitar maqam, pihakya akan membicarakan bersama dengan masyarakat dan pengurus masjid,”jelas Bambang Sugiyono, usai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (19/2).

Diakui oleh Walikota, Masjid Keramat Luar Batang ini merupakan tempat bersejarah dan juga sebagai salah satu cagar budaya DKI Jakarta yang harus dipelihara dan dipertahankan keutuhannya. Bahkan saat ini lokasi tersebut juga ditetapkan sebagai kawasan salah satu dari 12 destinasi wisata pesisir di Jakarta Utara.

Untuk itu  harus di pertahankan keaslian dan asriannya sehingga masyarakat yang berkunjung untuk berziarah di makam ini semakin nyaman.

“Di Masjid ini yang berkunjung bukan hanya masyarakat Indonesia saja, tetapi masyarakat dunia. Bukan hanya kaum muslim, tetapi non muslim juga banyak berkunjung dan berziarah  di maqam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus yang telah mensyiarkan agama Islam di tanah Betawi ini sejak 400 tahun lalu. Maka dari iu Pemprov DKI Jakarta berjanji akan tetap melestarikan dan menjaga keaslian masjid ini sebagai cagar budaya,” ujarnya.

Walikota mengakui memang  disekitar masjid ini belum ada lahan parkir yang luas untuk itu perlu dibuatkan parkir dan lahan penjualan souvenir. “Ini nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar, dan tidak akan semrawut lagi. Akses menuju masjid ini juga nantinya akan semakin lebih baik, agar para pengunjung lebih nyaman lagi, “tambahnya.

Diakui oleh Bambang Sugiyono, kapasitas Masjid Keramat Luar Batang sangat besar sehingga mampu menampung 1.000 jemaah. Hampir setiap adanya perayaan atau peringatan tahunan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, dan perayaan lainnya, masjid ini selalu dipenuhi masyarakat.

Bahkan saat ini Pemkot Jakarta Utara akan terus berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan stakeholder untuk menata lingkungan dikawasan ini, agar kawasan ini tertata dengan baik. (wandi/dms)