PT KA Kebut Pembangunan Rel Ganda

Selasa, 21 Februari 2012
ga212

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah tahun ini mengembangkan jaringan rel ganda ruas Semarang-Bojonegero dengan membutuhkan biaya tambahan Rp2,1 triliun dari anggaran yang dikucurkan pemerintah tahun ini senilai Rp3,11 triliun.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan mengatakan kalau hanya mengandalkan anggaran yang ada (Rp3,11 triliun) tidak mencukupi. Karena ruas Semarang-Bojonegoro sepanjang 180 kilo meter dikerjakan dari nol, artinya mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi.

Proyek itu merupakan bagian dari pengembangan rel ganda lintas utara dari Jakarta-Surabaya sepanjang 723 km dan ditargetkan seluruh lintasan itu rampungga 2013 dengan total anggaran Rp.9,98 triliun dan bisa dioperasikan untuk penumpang dan angkutan logistik (barang).

Pada 2013 mendatang angkutan barang, petikemas yang biasanya menggunakan jalan raya akan beralih ke angkutan kereta api. Dengan kereta, bukan hanya kecepatannya, tapi juga costnya lebih murah.Lintas utara Jawa selama ini menjad jalur favorit, ketimbang selatan. “Pengerjaannya juga lebih mudah dibanding lintas selatan yang banyak bukit, tebing dan sungai,”jelas Tunjung.

Dengan selesainya proyek itu, daya pacu kereta akan menjadi lebih cepat dan lancar karena tidak lagi terganggu oleh kereta yang lain, bahkan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) berjanji akan mengoperasikan kereta barang dengan masa tempuh hanya 22 jam.

“Ini lebih efisien ketimbang menggunakan truk yang memakan waktu dua hingga tiga hari disamping akan mengurangi kepadatan jalur Pantura dan mengurangi kerusakan jalan raya yang dilalui angkutan berat,” lanjut Tunjung.

Selain itu, frekuensi perjalanan kereta api akan naik 90 persen atau hampir dua kali lipat. Pada saat ini angkutan kereta api ke Jawa berkontribusi 60 persen dari total angka ini di luar kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek yang mencatat pergerakan 400 kereta api setiap harinya.

Pembangunan double track Jakarta-Surabaya ini terbagi dalam empat satuan kerja (Satker), yakni pertama Satker lintas Brebes-Cirebon. Dana yang dianggarkan untuk lintas ini Rp661,13 miliar pada tahun ini. Satker kedua yakni Satker Pekalongan-Semarang Rp745,23 miliar, Satker Semarang Tawang-Bojonegoro Rp1,07 triliun dan Satker Bojonegoro-Surabaya Pasarturi Rp636,49 miliar. (dwi/b)

Teks : Pengendara belum tertib saat melintas rel KA

Terbaru
Terpopuler
Ruangan Masih Terkunci, Pindah ke Fraksi PDIP
DPR Tandingan Gelar Paripurna Pilih Ketua Baru
Jumat, 31 Oktober 2014
Politik
Liga Spanyol
Simeone: LFP Awards Utamakan Nama Besar
Jumat, 31 Oktober 2014
Bola
Peristiwa
Kepada 32 Dinsos Provinsi
Kemsos Hibahkan BMN Senilai Rp30,6 Miliar
Jumat, 31 Oktober 2014
Sosbud
Dua Lagi Tertimbun Reruntuhan
Bangunan di Komplek TIM Ambruk, 4 Tewas Lima Luka
Jumat, 31 Oktober 2014
Peristiwa
Untuk Bisa Menemui Anaknya
Wakil Ketua DPR Bawa Ibu Penghina Jokowi ke Mabes Polri
Jumat, 31 Oktober 2014
Peristiwa
Liga Spanyol
Banding Ditolak, Zidane Tetap Dilarang Melatih
Jumat, 31 Oktober 2014
Bola
Liga Inggris
Koeman Tak Terkejut Southampton Bayangi Chelsea
Jumat, 31 Oktober 2014
Bola
Informasi Warga
3 Pelaku Judi Jackpot Ikan Dibekuk
Jumat, 31 Oktober 2014
Susila

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.