Jembatan Ambruk Ribuan Warga Terisolir

Kamis, 23 Februari 2012
ambruk-1

SUKABUMI (Pos Kota) – Ratusan keluarga di Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi,Jawa Barat terisolir. Kondisi itu terjadi setelah jembatan beton menuju wilayah mereka, ambruk, Kamis (23/2) sekira pukul 00.00 WIB.

Keterangan yang dihimpun Pos Kota, lokasi ambruknya jembatan beton sepanjang 50 meter ini terjadi di perbatasan Kecamatan Cireunghas dan Kecamatan Gegerbitung. Jembatan yang melintasi Sungai Cimandiri mempunya lebar 1,2 meter ini ambruk lantaran tergerus debit air besar. Sebab, pada saat kejadian wilayah tersebut diguyur hujan yang mengakibatkan debit air sungai membesar.

“Tidak ada korban jiwa ambruknya jembatan ini. Namun, akses warga terutama wilayah Kadusunan Caringin jadi putus. Kejadiannya tengah malam tadi,” jelas Khoerudin, seorang warga setempat.

Disebutkan Khoer, keberadaan jembatan beton bagi warga sekita sangat penting. Pasalnya, ribuan warga hampir tiap hari untuk melakukan rutinitasnya melewati jembatan tersebut. “Jembatan ini sangat penting bagi kami. Sebab, dengan adanya jembatan ini sangat menyingkat waktu. Kalau lewat jalan lain terpaksa harus memutar dan membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih,” ungkapya.

Ujang, warga lainnya berharap pemerintahan setempat cepat tanggap dengan adanya jembatan ambruk tersebut. “Kami minta pemerintah ikut membantu memperbaiki jembatan ini,” harapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo menegaskan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu memperbaiki kerusakan jembatan tersebut. (sule)

TEKS FOTO: Jembatan beton yang menghubungkan Kecamatan Cireunghas dan Caringin di Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/2) ambruk.(sule)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.