Wednesday, 26 September 2018

Berkas Penjualan Bayi Kembar Diserahkan ke Kejari Depok

Rabu, 29 Februari 2012 — 16:40 WIB
berkas292

DEPOK (Pos Kota) – Berkas penyelidikan tersangka penjualan bayi yang dilakukan Merry Susilawati, 49, warga Cinere sudah dilimpahkan Polresta Depok kepada Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Depok, Rabu (1/3).

Menurut Kombes Pol Mulyadi Kaharni, Kapolresta Depok didampingi Kapolsek Limo, Kompol Sukardi berkas dilimpahkan pukul 09:00. Kapolres berharap tersangka segera disidangkan.

Ditambahkan Mulyadi Kaharani, bahwa tersangka penjualan si kembar Asep dan Andri adalah pemain tunggal yang sudah tiga tahun beraksi.

“Berkasnya memang belum P21, tetapi hanya untuk melihat kelengkapannya saja atau belum,” kata Mulyadi kepada Pos Kota.

Penyerahan berkas itu akan diselidiki tim kejaksaan. Selama 14 hari berkas Merry Susilawati diteliti oleh tim yang bersangkutan. Jika telah ditetapkan lengkap oleh Kejari, penyerahan tersangka bersama ibu dan bayi kembar siap dihadirkan. “Kami sekarang hanya menunggu dari Kejari. Sidang kasus ini akan terbuka untuk umun di Pengadilan Negeri Depok,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan jajarannya,lanjut Mulyadi, mendapatkan fakta baru bahwa Merry Susilawati sudah beberapa kali melakukan aksinya. “Merry merupakan pemain tunggal yang selama ini kami cari. Dia sudah mengaku kepada tim penyidik terkait kasus penjualan itu,” tuturnya.

“Pelaku pemain lama, pertengahan 2009, pernah menjual bayi perempuan yang diambilnya di wilayah Citayam, lalu diserahkan kepada seseorang yang bernama Lauren berdomisili di Jakarta Utara.”

Mulyadi membeberkan, kalau pihaknya masih mencari kebaradaan Lauren. “Namun tersangka mengelak dikatakan sebagai sindikat penjualan bayi. Dirinya mengaku hanya sebagai perantara saja yang disuruhkan mencari bayi awal suruhan Lauren di depan Mal Detos,”paparnya. (Angga/b)

Teks : Bocah kembar yang gagal dijual tengah digendong ibunya