Tuesday, 17 September 2019

Didakwa Korupsi Pejabat Pemkab Sragen Dituntut 5 Tahun

Selasa, 6 Maret 2012 — 23:58 WIB
sragen63

SEMARANG ( Pos Kota ) – Didakwa korupsi dana kas daerah , Kepala Dinas Pengelolaan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Sragen nonaktif, Srie Wahyuni dituntut hukuman lima tahun penjara.

Jaksa penuntut umum (JPU), Heru Mayawan, mengatakan, Srie Wahyuni terbukti bersalah melakukan tindak korupsi dana kas daerah APBD 2003-2010 Pemkab Sragen . ”Terdakwa terbukti subsider melanggar Pasal 3 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP,” katanya pada sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Selasa (6/3).

Sedang untuk dakwaan primer yakni Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP tak terbukti.

Untuk itu JPU memohon kepada majelis hakim menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada terdakwa dikurangi masa tahanan, serta denda uang senilai Rp100 juta subsider tiga bulan penjara . Namun JPU tak menuntut Srie Wahyuni membayar pengganti kerugian negara, karena terdakwa tak terbukti mememperkaya diri atau menikmati uang hasil korupsi kas daerah Pemkab Sragen senilai Rp11,2 miliar.

Penasehat hukum terdakwa, HD Junaedi menyatakan , akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi menanggapi tuntutan JPU tersebut. Pembelaan akan disampaikan pada persidangan mendatang .Ketua majelis hakim Suyadi didampingi hakim anggota Marsidin Nawawi dan Robert Pasaribu menunda persidangan Jumat mendatang . ( Suatmadji/b)