Tuesday, 21 August 2018

Mengapa Vladimir Putin Meneteskan Air Mata?

Rabu, 7 Maret 2012 — 17:02 WIB
putin_cry

MOSCOW – Usai protes anti Putin di lapangan Poesjkin di Moskow Senin lalu, tiga tokoh demonstran ditahan. Salah satu diantara mereka adalah pakar hukum Aleksej Navalni seorang blogger yang paling populer.

Ribuan warga Moskow turun ke jalan memprotes pemilu presiden yang menurut mereka banyak kecurangan.

Sebanyak 64% suara yang diraih Vladimir Putin untuk masa jabatan ketiga presiden Rusia tidak adil. “Kalau pemilu berlangsung jujur dan adil mengapa puluhan ribu militer dikerahkan untuk mengamankan Moskow,” tanya Sergej Udaltsov pemimpin Front Kiri.

IDOLA

“Putin langsung memukul balik,” tulis koran de Telegraaf. Senin kemarin (05/3) di lapangan Kremlin dua kali ribuan massa pro Putin melakukan unjuk rasa mendukung idola mereka yang sampai meneteskan air mata ketika mengucapkan syukur atas kemenangannya.

“Saya juga mencucurkan air mata, tapi air mata kepedihan karena Putin merajah kekuasaan dan kekayaan Rusia,” demikian twitter dari Siberia.

TERHARU
“Moskow tidak percaya air mata Putin. Mengapa Putin meneteskan air mata?”

Menurut koran de Volkskrant Putin terharu karena sadar bahwa ia tidak lagi didukung 100% warga Rusia. Hanya 64% saja yang mendukungnya untuk masa bakti presiden Rusia yang ketiga.

Seorang komentator menulis: mantan perdana menteri Inggris Margareth Thatcher mencucurkan air mata karena harus meninggalkan Downing Street. Putin sebaliknya saat ia mulai dengan masa bakti ketiga. Air mata Putin adalah pratanda kehancurannya. (RNW/dms)