Wednesday, 21 November 2018

Orangtua Karateka Jadi Pengurus Dojo

Kamis, 8 Maret 2012 — 12:29 WIB
dojo

BESARNYA Perguruan BKC di Bekasi, juga tak lepas dari dukungan para orang tua karateka. Bahkan untuk menunjukkan dukungan
dan komitmennya itu, para orang tua kerap langsung mengantarkan putra-putri mereka ke tempat latihan.

Dari situ, antar sesama orangtua pun jadi akrab dan terbentuk rasa kebersamaan dan solidaritas yang tinggi.

“Saya sangat senang bergaul dan akrab dengan sesama orangtua karateka. Bahkan lama-lama sudah seperti saudara. Kita bisa sama-sama memperhatikan perkembangan anak-anak, dan mereka juga enjoi. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama menjaga dan mempertahankan minat anak menekuni karate. Sebab yang sulit adalah bagaimana mereka bisa bertahan menekuni sesuatu bidang,” ungkap Agung, orang tua salah satu karateka.

Putranya bernama Wildan Yudhatama, terpilih menjadi atlet dan selalu ambil bagian di berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah sampai nasional. Bahkan dia sendiri ikut menjadi pengurus dojo.

Begitu juga dengan Mujiyono. Akibat perhatiannya yang besar terhadap prestasi anak, dia pun selalu menyempatkan diri untuk mengantar Bayu Nur Ikhsan, putra sulungnya ke tempat latihan.

“Sambil nganter anak, saya ketemu orangtua karateka lainnya. Kita sudah seperti saudara. Semua kebersamaan ini didasari untuk prestasi anak,” katanya. Dia juga terpilih menjadi pengurus dojo. Dan Bayu, mulai menapaki karirnya dengan sejumlah prestasi.

(ali nurdin/g)

Teks foto: Bayu, Arul dan Wildan di Kejurnas SBY Cup bersama pelatih nasional Omita Ompi.(ali)