Sunday, 22 July 2018

Islam Jangan Disamakan Dengan Kebodohan

Sabtu, 10 Maret 2012 — 16:12 WIB
bodoh103

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menentang mereka yang mengatasnamakan Islam tapi selalu berbuat kekerasan terhadap umat Islam lainnya dan juga terhadap umat lainnya.

Itu disampaikan Ical pada HUT ke-62 GUPPI (Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam 62 dan sekaligus pembukaan rapat kerja nasional dan seminar nasional bertema “Pendidikan Islam membangun karakter bangsa yang berkhlak mulia”, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu. Hadir pada acara itu, Ketua Umum GUPPI Imam Tolhah dan sesepuh GUPPI.

Ical menambahkan umat Islam harus mempertahankan sebagai umat yang bersahabat. “Umat Islam harus menjadi rahmatan lil’alamin (rahmat bagi sekalian alam),” papar Ical yang akan maju pada Pemilu Presiden/Wakil Presiden 2014.

Di sisi lain, Ical juga menegaskan semua pihak khususnya GUPPI sangat berperan dalam memodernisasi pendidikan Islam di Indonesia. “Umat Islam tidak boleh dikatakan sebagai umat terbelakang, umat Islam tidak boleh disamakan dengan kebodohan,” kata Ical.

Kesan itu, menurut Ical sering menempel pada umat Islam, bahkan akhir-akhir ini di dunia umat Islam seolah-olah menjadi sumber kekacuan. “GUPPI dalam perannya pembaruan pendidikan Islam di Indonesia dan peran GUPPI seperti itu sudah dilakukan pada era Orde Baru, karena saya mengajak bersama Golkar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia,” tutur mantan Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I. (johara)

Teks Foto : Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) didampingi Ketua Umum GUPP Imam Tolhah (kiri) saat pembukaan rakernas GUPPI di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu. (johara)