Sunday, 18 November 2018

Izin Pembangunan Jembatan di Kali Baru Harus Diperketat

Sabtu, 10 Maret 2012 — 23:26 WIB
jembatan103

JAGAKARSA (Pos Kota) – Warga Jagakarsa mendesak Pemkot Jaksel memperketat perizinan pembuatan jembatan di atas Kali Baru, sepanjang pinggir Jl. Raya M. Khafi I. Pasalnya, jika tak ada ketegasan dikhawatirkan kondisi semakin semrawut dan bisa menutup kali tersbeut.

“Kalau izin diperketat sehingga dapat mengantisipasi penutupan badan kali 10 atau 15 tahun mendatang,” kata Ny. Rina, warga Jagakarsa, Sabtu (10/3).

Menurut dia, lima tahun belakangan ini kondisi pinggir Kali Baru sepanjang Jl. Raya M. Kahfi I, Jagakarsa hampir seluruh badan kali tertutup jembatan beton baik untuk ke satu lahan, jalan maupun tempat usaha lainnya.

Ketegasan harus dilakukan sejak sekarang kalau tidak dikhawatirkan 10 atau 15 tahun mendatang seluruh badan kali bakal tertutup. Penataan ini perlu terlebih kawasan itu sudah dijadikan salah satu obyek wisata yaitu kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB).

Wawan, warga lainnya, menilai perkembangan pembangunan di wilayah tersebut semakin pesat dengan banyaknya pembangunan perumahan serta rumah penduduk lainnya. Kalau perlu bagi warga atau pemilik lahan yang akan membangun harus menyediakan lahan untuk jalan bersama sehingga jembatan bisa dipakai bersama bukan untuk pribadi saja.

Walikota Jaksel Anas Efendi didampingi Kasudin PU Tata Air Irvan mengatakan pihaknya memang terus mengevaluasi keberadaan pembangunan di wilayah Jagakarsa termasuk pembangunan jembatan di atas Kali Baru sepanjang Jl. Raya M. Khafi I.

Sebagai salah satu daerah resapan air tentunya Pemkot Jaksel akan berusaha keras mempertahankan kawasan itu sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada. “Jadi tak semua lahan bisa dibangun tanpa mengikuti aturan yang jelas dengan melihat KDB sekitar 20 persen dari luas lahan harus sebagai ruang terbuka hijau,” tuturnya. (anton)

Teks foto: Sejumlah jembatan di atas Kali Baru sepanjang pinggir Jl. Raya M. Khafi I, Jagakarsa yang perlu ditangani serius Pemkot Jaksel. (anton)